
KLUNGKUNG -Ni Ketut Ruci (70) warga Banjar Patus, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung hendak sembahyang dengan khusyuk, Senin (26/6/2023) petang. Namun suasana khusyuk itu buyar, saat Ruci melihat kepulan asap hitam pekat dari dalam rumahnya.
Belum sempat sembahyang, saksi memilih berteriak minta tolong. Tak berselang lama seisi rumah seperti anaknya, I Wayan Sunariata (44) langsung keluar rumah.
Ternyata kobaran api sudah mengamuk bangunan rumah. Pemilik rumah berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun si jago merah terus mengamuk.
Sebelum akhirnya pemilik rumah menghubungi petugas damkar. Sebanyak tiga mobil damkar dikerahkan ke lokasi. Petugas damkar berusaha menjinakkan kobaran api. Sekitar satu setengah jam, api baru berhasil dipadamkan.
“Kami menerima laporan ada kebakaran dari warga menelpon ke posko damkar,” tandas Kasatpol PP dan Damkar, Dewa Putu Suwarbawa.
Suwarbawa mengatakan, penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan oleh aparat kepolisian.
Di lokasi beredar informasi peristiwa diduga disebabkan arus pendek. Atas kejadian ini pemilik rumah mengalami kerugian mencapai Rp 150 juta. (yan)








