
TABANAN – Ditengah gencarnya KONI Badung menggelar sport tourism untuk beberapa cabang olahraga (cabor) anggotanya, KONI Tabanan juga turut melakukan hal sama. Dua even sport tourism telah digelar KONI Tabanan bekerjasama dengan phak lainnya.
Even sport tourism Tabanan itu pertama dalam bentuk cross country running di Jati Luwih Tabanan dan Festival Kedungu dengan kejuaraan selancar ombak atau surfing.
Menurut Ketua Umum KONI Tabanan I Made Nurbawa, KONI Tabanan juga akan memproyeksikan even sport torism ke depannya namun di tahun depan, dengan persyaratan yang lebih matang lagi dengan lokasi tempat pariwisata di Kabupaten Tabanan.
“Dua even sudah berjalan lancar yakni cross country Jati Luwih yang digeber 17 Juni 2023 dan sebelumnya pada 10 Juni Festival Kedungu dengan mempertandingkan cabang olahraga (cabor) selancar ombak atau surfing, dan keduanya berjalan lancar dan sukses serta sangat meriah,” ungkap Made Nurbawa di Tabanan, Minggu (18/6/2023).
Selanjutnya, disebutkan mantan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Tabanan itu program sport tourism akan digelar pada tahun 2024.
“Memang ada permintaan dari pak Asisten II Pengkab Tabanan agar KONI membuat even lainnya di daerah Ulun Danu. Kami siap akan melaksanakan permintaan itu tapi membutuhkan waktu persiapan yang cukup panjang. Proyeksinya Festival Beratan Ulun Danu, Tabanan,” terang Nurbawa.
Masa persiapan disebutkan Nurbawa, untuk menggelar Festival Beratan Ulun Danu itu setidaknya 1,5 tahun. Pasalnya dengan gelaran seperti itu membutuhkan segala hal terkait even itu sendiri.
“Proyeksi kami nanti di Festival beratan Ulun Dau itu kemungkinan seperti olahraga thriatlon atau mungkin sepeda atau lainnya. Kami akan rencanakan dulu dengan matang. Itulah kenapa persiapan harus Panjang karena butuh pendekatan ke Pemkab Tabanan, sponsor atau lainnya yang bisa mendukung even itu agar semarak,” demikian Nurbawa. (ari/jon)








