
DENPASAR – Lifter senior putri Bali Ni Luh Sinta Darmariani akhirnya buka suara ketika Ketua Umum Pengprov PABSI Bali Bun “Obit” Setiady berharap Sinta bisa turun di ajang pra-PON ahun 2023 ini.
Sinta yang kini telah berusia di atas 30 tahun lebih banyak berkutat menjadi pelatih para lifter junior.
Seperti diberitakan sebelumnya PABSI Bali sendiri masih mengandalkan Sinta Darmariani, karena lifter putri senior ini masih layak dan pantas bertanding di even level nasional seperti pra-PON maupun PON.
Lalu bagaimana pendapat Sinta Darmariani menyikapi semua itu ? Peraih medali emas PON 2012 dan PON 2016 di kelas 69 kg ini merespon positif. Sayangnya peraih medali perak Asian games 2010 ini belum memberikan sinyal dan kepastian apakah menerima ajakan bergabung ke tim Pra-PON Bali tersebut.
“Saya pribadi berharap sih angkat besi Bali bisa lolos dulu di Pra-PON. Itu saja dulu, selebihnya nanti bisa hubungi pak Joko Hangono (pelatih-red) atau Pak Obit (Bun Setiadi-Ketum PABSI Bali-red),” ujar Sinta ketika dihubungi Senin (24/4/2023).
Tak dipungkiri Sinta kalau dirinya ingin tetap bisa membela tanah kelahirannya, sekaligus bernostalgia dengan aura kompetisi di Pra-PON maupun PON. Namun, Sinta megaku ada beberapa faktor yang membuatnya belum berani membuat kesimpulan.
“Kalau untuk membela tanah kelahiran pasti dan sampai kapanpun itu ingin saya lakukan. Tapi masalahnya apakah saya masih bisa diusia saya yang sekarang ini. Selain itu karena kesibukan jadi pelatih menjadi faktor lainnya. Saya ingin beri kesempatan kepada generasi muda dulu,” tandas Sinta.
Sinta menambahkan jika tetap saja peluang Bali di ajang pra-PON maupun PON terbuka untuk meraih medali dan rival datangnya dari proinsi seputaran Pulau Jawa. (ari/jon)








