
DENPASAR – Sesuai aturan. Itulah penilaian Askot PSSI Denpasar terhadap perangkat pertandingan yang bertugas pada ajang Porsenijar Kota Denpasar cabor sepak bola antara SMP Negeri 9 Denpasar dengan SMP Negeri 7 Denpasar pada Minggu (9/4/2023) lalu di Lapangan Arga Coka Pegok, Sesetan.
Askot PSSI Denpasar juga enggan berpolemik konflik berkepanjangan sehingga pilih menarik seluruh perangkat pertandingan di tingkat SMP. Selain itu, Askot PSSI Denpasar juga bakal melakukan klarifikasi kepada Disdikpora Kota Denpasar terkait perubahan hasil yang telah diputuskan perangkat pertandingan.
Seperti diutarakan anggota Komite Eksekutif Askot PSSI Denpasar, I Gusti Lanang Rai Buyana, perangkat pertandingan waktu itu Wasit Jumadi, Asisten Wasit Samsul, dan Asisten Wasit II Sukanaya, serta local general cord Karindra, sudah benar menyatakan SMP Negeri 9 Denpasar dinyatakan kalah WO dengan skor 0-3 lantaran tidak dapat melengkapi administrasi pemain saat pertandingan. Administrasi pemain itu yakni bukti fisik keabsahan pemain merupakan sekolah di SMP Negeri 9 Denpasar.
Disebutkan Gusti Lanang Rai Buyana, saat ini perangkat pertandingan khusus di tingkat SMP telah ditarik sesuai hasil rapat di Sekretariat Askot PSSI Denpasar yang dihadiri Ketum Askot PSSI Denpasar, anggota I Gusti Lanang Rai Buyana, dan I Made Diatmika.
“Keputusan perangkat pertandingan bagi kami itu sudah sah, tetap kenapa ada yang menganulir lagi dari Disikpora. Itu yang akan kita klarifikasi, kami sudah pernah ke Disikpora tapi belum mendapatkan tanggapan berarti,” jelas Rai Buyana di Denpasar, Kamis (13/4/2023).
Dirinya sebagai pengurus Askot PSSI Denpasar bakal mempertanyakan apa yang menjadi dasar keputusan Disdikpora Kota Denpasar yang berakibat pada polemik berkepanjangan.
“Kami pertegas kegiatan Porsenijar Kota Denpasar itu diluar tanggungjawab Askot PSSI Denpasar, ranahnya sangat berbeda, dan kami tidak ingin terseret dengan kasus tersebut karena itu murni kerjaan Disdikpora Kota Denpasar. Makanya perangkat pertandingan sudah kita tarik,” tutup Rai Buyana. (ari/jon)








