
DENPASAR – Dalam menghadapi pra-PON tahun 2023 ini, tim basket pra-PON Bali memperoleh masukan sangat positif dari mantan pebasket nasional tahun 1996 – 2009, Cokorda Raka Satrya Wibawa. Pasalnya persaingan akan ketat sekali meski rencananya Bali akan menjadi tuan rumah pra-PON nantinya.
“Yang menjadi persoalan utamanya yakni persiapan sekarang ini tim pra-PON Bali sangat mepet sekali sekitar 6 bulan sementara para atlet basket pra-PON Bali terpisah. Ada yang di Bali dan ada juga yang diluar Bali. Padahal untuk tim basket itu sangat diperlukan atau kunci utamanya dalam persiapan, yakni chemistrynya,” ujar Cokorda Raka Satrya Wibawa di Denpasar, Senin (20/3/2023).
Chemistry itu sendiri lanjut pria yang akrab disapa Cok Wiwin tersebut, akan disulit didapat jika kondisi keberadaan atlet basket pra-PON Bali itu terpisah.
“Selain itu juga terkait pelatih yang harus memiliki strategi tepat saat tim berlaga dan sistim permainan harus cocok dengan individu pemainnya,” terang Cok Wiwin.
Pria yang kini sebagai ASN di lingkungan Pemprov Bali itu juga menyarankan latihan atlet basket pra-PON Bali lebih dititik beratkan pada akurasi, defense atau bertahan dan paling utama yakni shooting.
“Kalau secara nasional sebenarnya dari kualitas skill antar atlet basket itu merata namun Kembali semuanya pada motivasi atlet sendiri. Bali sebagai tuan rumah pra-PON seharusnya bisa memanfaatkan dukungan besar para suporter Bali karena main di depan publik sendiri. Try out atau latih tanding juga tak kalah pentingnya karena memang di Bali atlet pra-PON Bali sendiri otomatis kurang karena secara kekuatan tim pra-PON basket Bali minim rival seimbang,” jelasnya.
“Memang secara tidak langsung harus try out semisal ke Pulau Jawa yang akan memiliki banyak lawan sparing yang kualitasnya diatas tim Bali. Dan sparing seperti itu tidak bisa sekali atau dua kali setidaknya tiga sampai empat kalilah. Contohnya tim basket pra-PON DKI Jakarta saja sparing ke Filipina bahkan sampai dua kali. Kalau tim kita mau berprestasi harus seperti itu,” pungkas Cok Wiwin. (ari/jon)








