
GIANYAR – Aksi pencurian kembali terjadi di Pasar Rakyat Gianyar (PRG). Setelah sebelumnya ada pencurian be gerang, kali ini, sekitar 40 pcs kain raib di parkiran basement dengan nilai sekitar Rp 4 juta.
Korbannya seorang sales kain pemasok untuk para pedagang setempat. Karena hal itu dirasa kelalaiannya, korban pun merahasiakan identitasnya dan tidak melapor ke polisi.
Data yang dihimpun, Rabu (15/3/2023), Aksi pencurian itu terjadi Selasa (14/3) siang. Saat itu korban parkir di basement dan membawa beberapa kain naik ke lantai 4. Sementara sebagian kainnya yang terbungkus kantong kampil ditinggalkan di motor.
“Korban Parkir sekitar Pukul 12.30 Wita. Karena ngobrol lama di atas, sekitar Pukul 15.30 Wita baru menyadari jika kainnya yang ada dimotornya telah hilang, dan meminta petugas untuk melakukan cek CCTV,” ungkap Kepala Pasar Rakyat Gianyar, I Gusti Made Sudarma.
Atas musibah ini, sebut Sudarma, pihaknya mencoba melakukan pelacakan melalui CCTV. Namun sayang, pelaku diyakini sudah hafal dengan posisi CCTV yang ada. Karena parkir motor korban tepat di daerah tak terekam kamera, sehingga saat pengambilan barang tidak terekam. “Sepertinya maling ini telah mempelajari titik buta CCTV, pas tempat parkir motor tidak tersorot ia baru berani ambil,” ujarnya.
Namun, dari durasi waktu itu, pihaknya merekam pengendara motor yang diduga sebagai pelakunya. Dari rekeman CCTV, terlihat pemotor mengenakan helm merah mengendarai motor tanpa plat bermuatan barang terbungkus kantong kampil. “Maaf kami tidak berani memastikan pelakunya. Hanya saja dari rekaman CCTV, hanya pemotor ini yang kami curigai,” ujarnya.
Mengenai sistem keamanan di PRG, Gusti Sudarma menyebutkan pihaknya sudah melakukan upaya maksimal. Petugas dari Polsek Kota Gianyar juga rutin Patroli ke PRG.
Namun, pelaku yang sudah fasih dengan situasi pasar tetap saja dengan mudah beraksi. PRG memiliki 25 petugas keamaan yang terbagi dalam sift. “Kalau di areal Basement, petugas keamanan kami bertugas dari jam 01.00 malam hingga Pukul 08.00 Pagi. Selanjutnya, hingga sore haru menjadi pengawasan juru Parkir dan keamanan PRG pindah pengawasan ke lantai lainnya. Nah, moment ini rupanya sudah diketahui oleh pelaku,” tandasnya.
Sementara atas kejadian tersebut, para pedagang berharap adanya peningkatan keamanan. Baik penambahan CCTV atau personil petugas keamanan. “Siapa tau nanti kita pas lagi apes jadi korban pencurian ini. Harapan kami ditambah,” ujar salah seorang pedagang. (jay)








