
BULELENG – Adanya seorang staf yang dinyatakan terkonfirmasi atau positif terinfeksi Covid-19, disikapi serius Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, I Nyoman Jampel. Selain melaksanakan program bekerja dari rumah atau work from home (WFH)) selama 14 hari, terhadap seluruh staf yang memiliki gejala Covid-19 seperti batuk, flu dan demam juga langsung dilakukan test swab.
“Sesuai hasil koordinasi dengan Kadiskes dan Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Buleleng, hari ini sudah dilaksanakan test swab kepada 19 orang staf, utamanya yang dalam kondisi bergejala. Astungkara, hasilnya tes swabnya tidak ada yang positif,” ungkap Rektor Undiksha Singaraja, I Nyoman Jampel, Jumat (14/8/2020) siang terkait upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Unidiksha Singaraja.
Selain melaksanakan kebijakan WFH hingga tanggal 28 Agustus 2020 dan test swab terhadap staf bergejala Covid-19, Jampel juga mengajak seluruh dosen dan pegawai agar meningkatkan ketaatan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. “Penerapan WFH dan penggunaan masker, sudah kita terapkan sejak lama sesuai protokol kesehatan,” tandasnya.
Seluruh dosen dan pegawai di Undiksha Singaraja juga diimbau agar meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri dan juga orang lain. “Hal ini penting dilakukan agar tidak terpapar atau menyebarkan Covid-19. Sehingga, kepada dosen maupun pegawai Undiksha untuk melakukan swab, sehingga mengetahui lebih cepet dan melakukan pencegahan sejak dini penyebaran Covid-19 dilingkungan kampus,” pungkasnya. (kar)








