
DENPASAR – Banyaknya pelatih asing di klub-klub yang ada di Indonesia baik yang sudah naturalisasi atau belum dinilai hal itu hanya jangka pendek. Kedepannya pelatih lokal Indonesia diyakini bakal bisa lebih menonjol dan mampu melatih di klub-klub yang ada di Indonesia maupun timnas Merah Putih.
Hal itu diutarakan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gunawan Siswantoro usai menutup Pelatihan Pelatih Sepakbola PSSI C Diploma Ex Timnas Senior di Hotel Fox Jimbaran, Senin (14/11/2022). Pelatihan pelatih itu diikuti 24 pelatih dari seluruh Indonesia.
“Kalaupun ada pelatih asing itu dalam jangka pendek karena dengan nanti kita punya pelatih handal, kita punya keyakinan karena sepabola itu dari kita, dilatih oleh kita dan untuk kita ke depannya. Jadi tidak apa apa kalau sekarang pelatih dari luar itu banyak sebab kita harus punya keyakinan sama dan dengan semangat pelatih dan pelatihan seperti ini sepakbola Indonesia ke depannya akan lebih maju dengan pelatih Indonesia sendiri,” tutur Gunawan Siswantoro.
Diharapkannya, dengan pelatihan itu adalah langkah dalam rangka mempersiapkan atlet sepakbola menjadi semakin semangat dan semakin masif. Sehingga persepakbolaan di Indonesia semakin maju.
Pelatihan pelatih ini sebagai implementasi daripada Inpres no : 3 tahun 2019 tentang prajabatan persepakbolaan Indonesia.
“Kita mengawal agar kita jangan kekurangan pelatih. Harapan saya pelathan ini kita kembangkan terus bukan hanya dari sisi jumlahnya tapi juga dari sisi penyebarannya sehingga di setiap provinsi bahkan di kabupaten dan kota yang berjumlah 514 kabupaten/kota di Indonesia itu punya pelatih- pelatih handal seperti mantan pemain tim nasioal (timnas) ini, sehingga nanti mampu melakukan pelatihan di daerah bahkan seluruh kecamatan selalu ada pelatihan bisa masiv di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Pemerintah melalui Inpres diakui Gunawan Siswantoro, mampu bekerjasama dan bisa mendorong PSSI sehingga PSSI bisa berkolaborasi baik di tingkat pusat dan daerah sehingga pelatihan ini bisa menjalankan kaderisasi program kaderisasi meningkatkan persepakbolaan di Indonesia.
“Dengan demikian sepakbola ini tertata dan berjalan baik dan melakukan design-design olahraga termasuk talenta-talenta dari sekarang mulai dididik sehingga nantinya akan muncul pemain sepakbola handal di Indonesia,” tutupnya. (ari/jon)








