
GILIMANUK – Jelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Ke-17 di Bali, Pelaksana tugas (Plt) Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Republik Indonesia, Widodo Eka Tjahjana, melakukan peninjau lokasi pengamanan lalu lintas warga negara asing (WNA) di Pelabuhan Laut Gilimanuk.
Selain sarana dan prasarana, pemantauan juga dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan Tim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja dalam pengamanan KTT G20 yang akan berlangsung tanggal 15 – 16 November 2022.
“Saya minta koordinasi dan sinergi antara Imigrasi dengan Polri, TNI serta instansi terkait lainnya untuk pengamanan KTT G20 makin ditingkatkan lagi,” tandas Widodo Eka Tjahjana saat usai memantau pengamanan arus lalu lintas warga negara asing (WNA) di Pelabuhan Laut Gilimanuk, Senin (7/11/2022).
Kepada jajaran Imigrasi, Widodo juga mengajak personil Imigrasi agar melaksanakan pelayanan keimigrasian kepada WNA dengan lebih ramah dan bersahabat.
“Lakukan pelayanan keimigrasian kepada WNA dengan lebih ramah dan bersahabat, tanpa mengurangi kewaspadaan untuk mencegah terjadinya pelanggaran keimigrasian dan tetap menjaga keamanan sesuai tugas dan fungsi Imigrasi,” tegasnya.
Manfaatkan secara maksimal Camera Face Recognition dari INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System,red) untuk memperkuat pengawasan.
“Teknologi ini diharapkan dapat menambah efektivitas pengawasan keimigrasian karena dapat mengidentifikasi wajah WNA yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atau Red Notice,” tandas Widodo di dampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Nanang Mustofa.
Widodo menambahkan, meskipun tidak berstatus sebagai Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), posisi Pelabuhan Gilimanuk yang berseberangan dengan Pulau Jawa, sangat strategis bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang melakukan tur darat (backpacker) ke berbagai lokasi wisata di Jawa-Bali.
“Hal ini perlu menjadi perhatian bagi Imigrasi dalam melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian. Imigrasi harus senantiasa bekerja sama dengan stakeholders yang ada di Pelabuhan Gilimanuk untuk mendukung pelaksanaan KTT G20, sehingga dapat berjalan aman dan lancar,” tandasnya.
Ia juga mengingatkan personil Imigrasi untuk menguji coba layanan electronic Visa on Arrival (e-VoA) yang akan diresmikan Rabu (9/11/2022) untuk mendukung pelaksanaan KTT G20 dan peningkatan pariwisata nasional.(kar/jon)








