
DENPASAR – Bali sejatinya tetap terus memunculkan para pebulutangkis-pebulutangkis muda masa depan dan merupakan aset Bali. Jika dulu merupakan masa jaya Made Pranita Sulistya Devi, Made Deya Saraswati dan Ayu Gary dan bersambung kepada Komang Ayu Cahya, kini muncul lagi generasi mereka.
Adalah Ni Kadek Dinda Amartya Pratiwi yang baru saja naik podium tertinggi alias juara di kategori Remaja Putri pada Kejuaraan Bulutangkis level nasional bertajuk Piala Presiden, beberapa waktu lalu.
“Ya, Dinda memang merupakan atlet bulutangkis sangat berpotensi dan memiliki prospek bagus berasal dari Badung serta akan memperkuat Badung dalam Porprov Bali XV/2022 pada November 2022. Hanya sayangnya saat ikut Piala Presiden, Dinda tidak mewakili Bali melainkan mewakili Sumatera Utara (Sumut). Kami harap kondisi itu perlunya pihak Pengrov PBSI Bali harus lebih intens melakukan komunikasi dengan atlet bulutangkis dan pelatih terkait. Dinda merupakan satu aset Bali berpotensi menjadi pemain bertaraf nasional bahkan internasional,” jelas Ketua Umum engkab PBSI Badung AA. Ngurah Ketut Agus Nadi Putra saat dikonfirmasi, Kamis (15/9/2022).
Dinda yang merupakan anak pasangan I Putu Pramawintara dan Ni Nyoman Ngatminiasih itu memang terus menunjukkan statistik performa meningkat. Pastinya siswi SMPN 2 Abiansemal Badung itu merasa bangga dengan prestasinya di Piaa Presiden 2022.
Senada dengan Agus Nadi Putra, Binpres PBSI Badung yang juga Binpres Pengprov PBSI Bali Made Wijaya juga mendukung apa yang diutarakan dan diharapkan Agus Nadi Putra.
“Saya mendukung Ketua Umum saya PBSI Badung terkait kunjungan atau mendatangi pebulutangkis putri Badung dan Bali yang berlatih di luar Bali. Dalam hal ini Dinda yang merupakan aset Bali untuk menyongsong pra-PON 2023 dan PON 2024 saya berharap PBSI Bali bisa melakukan pendataan atau memonitor atlet-atlet Bali yang berlatih di luar Bali agar tidak sampai pindah ke daerah lainnya,” tutup Wijaya. (ari/jon)








