
DENPASAR – Sukses membawa pulang 9 medali emas di Porprov Bali XIV/2019 silam di Tabanan, kini Pengkot PJSI Denpasar menaikkan pancangan target menjadi 11 emas pada Porprov Bali XV/2022 yang digelar secara gotong royong pada 20-27 November 2022. Jika sesuai jadwal awal, cabor judo dilangsungkan mulai 21-26 November 2022 di GOR Perancak, Desa Tibubeneng, Badung.
Seperti diutarakan Ketua Umum Pengkot PJSI Denpasar, Agus Putra Adnyana, tak hanya memancang raihan 11 medali emas saja melainkan juga kembali menyabet predikat juara umum. Dengan demikian hanya tinggal menambah 2 medali emas dari raihan di Porprov sebelumnya.
“Kalau di Tabanan dipertandingkan 19 kategori sementara pada Porprov Bali 2022 ada penambahan menjadi 21 nomor dari tiga kategori yakni fighter, kata, dan beregu. Jadi peluang merealisasikan target ada,” ujar Agus PutraAdnyana di Denpasar, Selasa (30/8/2022).
Menyoal persiapan diakuinya, memang ada sedikit kendala terkait latih tanding atau ujicoba. Denpasar bukannya kesulitan untuk mencari ajang try out maupun try in tapi kendalanya soal anggaran.
“Ya jika kami masih mencari even yang tepat waktunya maksimal sampai akhir September tapi utamanya untuk try out. Kalau memang tidak memungkinkan otomatis memaksimalkan try in saja di Bali,” tambah Agus Putra Adnyana.
Terkait rival Denpasar di Porprov Bali 2022, Agus menyebutkan jika sulit dipetakan secara umum karena kalu rivalitas itu hanya bisa dilihat per kelas atau per nomor. Tim judo Porprov Denpasar sendiri dipaparkannya berkekuatan 26 judoka dengan 60 persen didalamnya persen merupakan judoka putra dan putri wajah baru.
Total judoka itu diuraikan Agus Putra Adnyana terdiri dari 14 putra serta 12 putri dan sudah definitif.
“Judoka yang turun di Porprov Bali 2019 dan tidak turun di Porprov Bali 2022 ada 10 judoka karena pensiun akibat usia yang telah lewat dari aturan batasan usia,” pungkas Agus Putra Adnyana. (ari/jon)








