
DENPASAR – Pengkot PASI Denpasar maupun Pengprov PASI Bali ini dihadapkan dengan kendala tempat Latihan bagi para atlet atletik Denpasar maupun Bali dalam menghadapi kejuaraan local Bali maupun luar Bali. Kendala itu muncul pasca tak bisa dipakainya GOR Ngurah Rai dan Kompyang Sujana Denpasar akibat masih dalam tahap renovasi untuk kejuaraan dunia sepakbola U-20.
Diakui Ketua Harian Pengkot PASI Denpasar I Nyoman Suteja, sebelumnya para atlet atletik Denpasar maupun Bali selalu melakoni latihan di GOR Ngurah Rai serta GOR Kompyang Sujana. Namun sekarang sudah tidak bisa lagi.
“Kalau bicara persiapan Porprov Bali XV/2022, bagi PASI Denpasar memang ini merupakan tantangan tersendiri. Namun imbasnya memang para atlet atletik Denpasar harus sangat bekerja keras untuk mencari alternatif lapangan seperti di GOR Mengwi, GOR Debes Tabanan, Lapangan Renon atau juga terkadang di Pantai Sanur. Namun jarak Latihan ke tempat itu cukup jauh,” ungkap Suteja di KONI Bali, Rabu (24/8/2022).
“Selain itu bedanya jika menggunakan GOR Ngurah Rai disana bisa komplit latihan berbagai nomor baik lari, lempar, lompat dan sebagainya. Sekarang Latihan jadinya terpisah-pisah untuk Latihan per nomor itu dan jaraknya jauh,” tegas Suteja.
Akibat semua itu, dengan susahnya tempat latihan itu membuat regenerasi atlet berbakat sedikit mandek. Biasanya Denpasar dari tahun ke tahun melahirkan atlet berbakat, namun dengan kondisi seperti ini proses regenerasi itu menjadi kurang maksimal.
“Semoga pemerintah yang menaungi olahraga bisa memfasilitasi ini, sebab kontribusi cabor atletik sudah nyata terlihat. Bukan hanya di Kota Denpasar saja, melainkan dalam ruang lingkup Bali,” papar Suteja yang juga Litbang KONI Denpasar ini dan Binpres PASI Bali ini.
Hal itu lanjut Suteja, kendala telah dialami saat Training Camp (TC) pada persiapan PON Papua lalu dimana atlet juga terkendala tempat latihan.
“Kalau saat ini yang bisa dipergunakan latihan di di GOR Mengwi dan GOR Debes saja. Tapi jika melihat jarak, atlet dari diluar wilayah itu pasti terkuras mentalnya karena jarak jauh,” pungkasnya. (ari/jon)








