
DENPASAR – Tim sepabola Porprov Denpasar di bawah Perseden Denpasar dan Askot PSSI Denpasar bakal memiliki tugas ganda yang memberikan hikmah positif. Tugas tersebut tak lain yakni berlaga di Liga 3 dan Porprov Bali 2022. Jika Liga 3 mulai digelar pada Agustus 2022 ini, sedangkan Porprov Bali diputar pada November mendatang.
Hal itu diutarakan pengurus Askot PSSI Denpasar yakni salah seorang Exco, I Made Diatmika, dua sekretaris IB. Purnaya dan I Made Witarka serta Humas PSSI Denpasar Dewa Rai, di Denpasar, Senin (1/8/2022).
“Tim sepakbola Porprov Denpasar sudah memiliki tim definitif terdiri dari 24 pemain sejak dibentuk pada dua bulan lalu. Semuanya pemain kelahiran maksimal 1 Januari 2002. Sedangkan para pelatih yakni pelatih kepala Made Pasek Alit dibantu dua asisten yakni Hari Wandira dan Asep Tri Wahono dengan pelatih kiper Ngurah Arya,” ujar I Made Diatmika yang juga manajer tim sepakbola Porprov Denpasar itu.
Diakuinya, dalam mengikuti Liga 3 nantinya, Perseden dengan skuad tim porprov Denpasar tidak memancang target.
“Tapi kami tetap fight dan ngotot meski tanpa target. Dan Liga 3 merupakan jembatan atau ajang uji coba juga bagi tim kami unuk lebih mensolidkan tim terutama dalam sisi kekompakan,” tambah Diatmika.
Lantas apa tidak khawatir pemain Porprov Denpasar akan cedera?
“Ya tidaklah, Kalau pemain kan bisa jaga diri. Selain itu juga masih ada masa recoveri sekitar 1 bulanan anak-anak dari berlaga di Liga 3 sampai mengikuti Porprov Bali,” tegas Diatmika.
Terlepas dari semua itu, I Made Witarka menambahkan, jika dalam tahun ini Askot PSSI Denpasar juga Perseden Denpasar telah menjalankan semua kegiatannya.
“Mulai dari kompetisi Perseden divisi utama, I dan II, juga telah memutar kompetisi Piala Suratin U-13, U-15 dan U-17. Kalau kompeisi Perseden sudah mulai masuk babak semi final, sedangkan Piala Suratin sudah memiliki juaranya masing-masing di Kelompok Umur tersebut,” tutup Witarka. (ari/jon)








