
KLUNGKUNG- Sebentar lagi pemerintah bakal mengeluarkan kebijakan, memberlakukan vaksinasi booster jadi syarat perjalanan serta syarat masyarakat beraktivitas pada ruang publik seperti masuk ke mal, pusat perbelanjaan hingga kantor.
Kebijakan ini diambil lantaran capaian vaksinasi dosis tiga (booster) masih jauh dari target sasaran. Terlebih di Bali, target capaian vaksinasi dosis tiga ditetapkan 80 persen. Semua pemangku kepentingan di daerah diharapkan lebih menggencarkan lagi vaksinasi dosis tiga.
Dengan adanya kebijakan memasukkan vaksinasi dosis tiga sebagai syarat perjalanan dan syarat kegiatan masyarakat pada fasilitas publik, warga diharapkan antusias mengikuti vaksinasi booster.
Sebelumnya warga kurang antusias mengikuti vaksinasi dosis tiga, karena merasa sudah nyaman dengan vaksinasi primer (dosis satu dan dua).
“Saya tunggu-tunggu vaksinasi massal dosis tiga ini. Kemarin dikasi tahu istri, katanya ada vaksinasi massal di kantor desa diadakan oleh BIN (Badan Intelijen Negara), makanya saya pagi-pagi sudah daftar,” kata salah seorang warga Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung Kadek Putra, Rabu (6/7/2022).
Kadek Putra, Pekerja Migran Indonesia ini menyatakan, sebelumnya ia bermaksud vaksinasi di kapal pesiar tempatnya bekerja. Namun lama ditunggu pelaksanaan vaksinasi tidak kunjung terlaksana.
“Sampai saya pulang dan sudah sebulan di rumah. Syukur ada vaksinasi di desa diadakan BIN, akhirnya saya bisa vaksinasi,” ungkap pria asal Banjar Tangkas, Desa Gelgel ini.
Putra yakin dengan adanya kebijakan memasukkan vaksinasi booster jadi syarat perjalanan, warga akan ramai-ramai ikut vaksinasi booster.
Hak senada disampaikan Nengah Repun. Sebelumnya ia mengaku tidak bisa vaksinasi booster karena belum cukup usia.
“Sekarang sudah 18 tahun, saya bisa ikut vaksinasi booster. Sempatkan diri datang ke kantor desa. Vaksinasi massal ini sangat membantu. Saya memang menunggu vaksinasi booster, apalagi saya dengar katanya akan jadi syarat (perjalanan),” imbuh Repun.
Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Bali sejak beberapa pekan ini gencar melaksanakan vaksinasi massal. Bahkan guna mendekatkan pelayanan, selain membuka gerai vaksinasi terpusat
juga diadakan jemput bola dari rumah ke rumah dengan sasaran lansia. Vaksinasi, Rabu (6/7/2022) dilaksanakan di Kantor Desa Gelgel, Kecamatan Klungkung.
Langkah BIN ini sebagai upaya membantu mendorong percepatan vaksinasi sekaligus upaya menekan penyebaran Covid-19 di tanah air. Serta mendukung pelaksanaan Presidensi G20.(yan)








