
GIANYAR – Perbekel Desa Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, I Gede Satya Kusuma mengajak suluruh prangkat desa dan masyarakat Blahbatuh menjadikan perayaan hari raya Galungan dan Kuningan sebagai momentum bersyukur dan penyatuan kekuatan rohani.
Gede Satya mengatakan, hari raya Galungan yang jatuh pada wuku dunggulan (Rabu 8 Juni 2022) dan Kuningan (Sabtu 18 Juni 2022) hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan raya syukur dan kualitas diri. Sebab, Galungan tidak hanya dimaknai sebagai kemenangan dharma melawan adharma yang terjadi di luar diri, tapi juga di dalam diri.
“Rasa syukur tersebut bisa dicapai ketika adanya pengendalian diri,” kata Gede Satya Kusuma.
Melalui rasa syukur akan diperoleh pikiran dan pendirian yang terang sebagai wujud dari kemenangan dharma melawan adharma.
“Sehingga dalam proses menuju hari raya Galungan itu dianalogikan banyak bhuta kala yang mengganggu manusia. Bhuta kala tersebut ada dalam diri setiap manusia, itulah yang perlu dikendalikan dengan rasa syukur sehingga tumbuh suka cita,” ujarnya.
“Pesan saya untuk masyarakat Blahbatuh menuju perayaan hari raya Galungan agar dirayakan sesui dengan kemampuan, situasi dan kondisi dan toleransi, dari tindakan tersebutlah akan timbul rasa syukur. Sebab, dalam menjalani kehidupan harus sesui tapak dara (+) antara keatas (kehidupan beragama) dan kesamping (kehidupan social, bermasyarakat, pendidikan anak, kesejahteraan keluarga,dll) harus seimbang,”imbuhnya.
Rahajeng Rahina Galungan Lan Kuningan, semoga semua masyarakat Blahbatuh mandapat kebahagiaan. (*)








