
DENPASAR – Demi pembinaan berkesinambungan dan memunculkan lifter muda, Pengprov PABSI Bali berharap helatan Porprov Bali XV/2022 yang rencananya digelar pada November mendatang, bisa dijadikan ajang prestasi bagi lifter muda. Hal ini demi prestasi dunia angkat besi Bali di masa mendatang seperti PON atau even lainnya yang bergengsi termasuk di even internasional.
Harapan itu diutarakan Ketua Umum PABSI Bali Wayan Bun Setiady. Disebutkan pria yang akrab disebut Obit itu, sejatinya PABSI Bali telah menggelar rapat kerja (raker) dengan pengkab/pengkot PABSI seluruh Bali pada akhir tahun 2021 lalu dan memperoleh kesepakatan Porprov Bali 2022 untuk cabang olahraga (cabor) angkat besi menggunakan batas usia.
“Ya kami telah sepakat pada raker nanti lifter yang turun di porprov Bali yakni batas usianya 18 tahun. Ini karena kabupaten/kota diseluruh Bali memang lebih dominan membina lifter usia 13 tahun. Jadi mereka juga mempersiapkan lifter yang ada untuk Porprov Bali 2022 merupakan lifter muda,” kata Obit saat dihubungi Minggu (8/5/2022).
Selain ini bentuk pembinaan lifter muda yang bisa menjadi masa depan atlet Bali berkualitas juga untuk memberikan atau menanamkan mental dan jam bertanding yang bagus bagi lifter muda Bali.
“Pertimbangan-pertimbangan itulah yang membuat kami focus dan berharap besar Porprov Bali untuk lifter muda. Apalagi kini kami memiliki lifter yang masih duduk di bangku SMA yang masih berusia 16 dan 17 tahun yakni David dan Melly yang kini menduduki peringkat 5 nasional. Jadi kami ingin memunculkan banyak lagi lifter muda Bali. Sayangnya kami masih berjuang untuk bisa menjadikan Porprov Bali sebagai ajang prestasi lifter muda,” tegas Obit.
Berjuang yang dimaksudkannya karena KONI Bali meminta peraturan Porprov mengacu pada PON yakni tidak ada batas usia.
“Kami akan mencoba lagi untyuk melobi KONI Bali untuk batas usia itu. Toh juga sia-sia lifter senior diikutkan di Porprov Bali dan juara tapi kalah di PON nantinya. Kalau di PON nanti kan masih bisa kita bicarakan untuk lifter senior yang berpeluang medali untuk dikirim ke PON 2024. (ari/jon)








