
DENPASAR – Pengurus KONI Bali anyar periode 2022-2026 dibawah komando Ketua Umum Anyar IGN Oka Darmawan didalamnya terdapat 38 persen merupakan pengurus wajah baru. Para pengurus ini dipilih lima formatur termasuk Ketua formatur yang merupakan ketua Umum terpilih datangnya dari unsur birokrat, pengurus cabang olahraga (cabor), kalangan akademisi, pengurus KONI lama dan kalangan olahraga.
Menurut Ketua Umum KONI Bali Oka Darmawan, pemilihan pengurus itu berdasarkan rapat formatur pada 1 April lalu dengan formatur yang telah ditentukan di Musorprov KONI Bali pada 19 Maret lalu terdiri dari Ketua Formatur Oka Darmawan dengan 4 anggota yakni dari unsur KONI kabupaten/ kota terdiri dari IB Toni Astawa (Ketua Umum KONI Denpasar) dan Made Nariana (Ketua Umum KONI kabupate Badung). Sedangkan dua lagi dari unsur cabang olahraga (cabor) terdiri dari Budi Adnyana (Ketua Umum Pengprov Percasi) serta I Ketut Rochineng (Pengprov FORKI Bali).
“Dalam menentukan kepengurusan ini sudah melalui tahapan-tahapan. Kami tahu pastinya keputusan ini tidak akan bisa menyenangkan semua orang. Memang untuk kepengurusan semakin banyak akan semakin bagus namun tetap ada batasnya. Semua itu juga karena semakin banyak formatur akan semakin banyak usulan,” kata Oka Darmawan saat presscon merilis kepengurusan baru KONI Bali di KONI Bali, Senin (4/4/2022).
Dirinya berharap, bagi pihak yang belum masuk kepengurusan KONI Bali agar tetap bisa membesarkan olahraga dan prestasi melalui cabor masing-masing dan tidak harus masuk di dalam kepengurusan KONI Bali.
Kepengurusan KONI itu sendiri untuk Ketua Umum IGN Oka Darmawan dengan Wakil Ketua yang tidak berbeda dengan periode sebelumnya dengan Wakil Ketua I Budi Adnyana, Wakil Ketua II Maryoto Subekti dan Wakil Ketua III Boy Jayawibawa dengan Sekretaris Nyoman Yamadhiputra. Pengurus ini dibantu dengan Bidang-bidang yang telah ditentukan. (ari/jon)








