
Seleksi terakhir panahan yang digelar Perpani Denpasar di Wahana Andrenalin Bali.
DENPASAR – Seleksi terakhir yang digelar Pengkot Perpani Denpasar sesegera mungkin akan berlanjut ke tim bayangan panahan Porprov Denpasar. Seleksi itu sendiri digelar di Lapangan Panahan Wahana Andrenalin Bali di Sidakarya Denpasar, pada 19 – 20 Denpasar.
Para pemanah putra dan putri yang direkrut nantinya berjumlah masing-masing 4 pemanah putra dan 4 pemanah putri di setiap divisi.
“Namun rencananya untuk tim bayangan akan kami tambah 1 pemanah lagi untuk jaga-jaga disaat entry by name nantinya mungkin ada kendala sehingga ada penggantinya satu pemanah. Ada tiga divisi yakni nasional, recurve dan compound yang akan mempertandingkan 15 nomor untuk perorangan, beregu dan mix di Porprov Bali XV/2022 mendatang,” tutur Ketua Umum Perpani Denpasar Nyoman Mardika didampingi Wakil Ketua I Infithar Fajar Putra, ditengah-tengah seleksi, Sabtu (19/2/2022).
Diakuinya, seleksi itu dilakukan secara sportif dan tidak ada unsur like and dislike karena memang untuk penilaian langsung dilakukan wasit/juri yang mumpuni.
“Jadi semuanya dilakukan secara obyektif karena penilaian itu disaksikan langsun juga para pemanah di sasaran/bantalan tembak. Ini juga akan kelihatan siapa pemanah yang memang sering latihan dan menasah kualitasnya di klub masing-masing. Jadi bisa saja pemanah Denpasar yang merah medali di Porprov XIV/2019 di Tabanan lalu kalah di seleksi dan tak lolos masuk tim bayangan nantinya. Seleksi ini ketiga kalinya setelah sebelumnya dilakukan seleksi I pada Desember 2021 dan seleksi II pada Januari 2022,” ungkap Mardika diamini Fajar Putra.
Sementara Sekretaris KONI Denpasar Made Darmiyasa yang hadir di seleksi itu saat dikonfirmasi tancapan target Perpani Denpasar adalah 7 emas di Porprov Gotong Royong nantinya mengutarakan, target itu riil Perpani Denpasar yang ingin meningkatkan prestasi lebih baik di Porprov Gotong royong,dan diapresiasi dan diharapkan mampu terealiasasi. Tak hanya panahan tapi juga cabor lainnya.
“Kalau soal keinginan perpani Denpasar sebagai tuan rumah cabang olahraga panahan Porprov Bali jika dinilai gelaran oleh beberapa pihak cukup jauh karena di Jembrana, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi meski pembagian tuan rumah sementara itu sudah ditetapkan KONI Bali. Terpenting tidak memberatkan anggaran panitia dan standar venue. Jadi bisa bisa saja semua itu dan tergantung nanti keikhlasan atau diputuskan pengprov,” pungkas Darmiyasa. (ari/jon)








