
DENPASAR – Ketua Umum Pengprov POBSI Bali, Njoo Daniel Dino Dinata menyatakan, dirinya mendukung Calon Ketua Umum (Caketum) dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa Sp. KK, FINDSDV, FAADV pada Musyawarah Provinsi (Musprov) POBSI Bali yang rencananya digelar di Ruang Rapat KONI Bali, Minggu (20/2/2022).
“Saya mendukung Laksmi Duarsa karena beliau memiliki integritas, pekerja keras, kredibilitas dan loyalitas, Selain itu beliau memiliki juga intelektual sebagai seorang dokter,” kata Dino Dinata di Denpasar, Kamis (17/2/2022).
Tak hanya itu, Laksmi Duarsa dinilai sebagai figur aktif di berbagai kegiatan sosial dan organisasi-organisasi sosial lainnya sehingga dari sisi bidang keorganisasian sudah tak diragukan lagi. Pasalnya lanjut Dino Dinata, cabang olahraga itu tak hanya soal teknis saja melainkan juga keorganisasian yang baik dan bagus.
“Dari dasar-dasar seperti itulah, kenapa kami mendukung beliau. Juga salah satunya, Laksmi Duarsa juga pernah memimpin Pengkot Taekwondo Indonesia (TI) Denpasar serta sekarang menjadi koordinator tim medis Liga 1 sepakbola Indonesia,” tambah Dino Dinata.
Rencananya Dino Dinata sendiri bakal hadir pada Musprov POBSI Bali itu sendiri.
“Saya akan hadir di penghujung kepemimpinan saya pada kegiatan dengan agenda penting yakni pemilihan Ketua Umum yang baru itu,” tegas Dino Dinata.
Terlepas dari hal itu, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Musprov POBSI Bali I Gusti Ngurah Agung Reza Mahendra mengutarakan, penjaringan dan pendafataran Caketum POBSI Bali akan ditutup pada Sabtu (19/2/2022) pukul 18.00 Wita. Penjaringan dan pendaftaran Caketum itu sendiri menurutnya, sudah dibuka pada 24 Januari 2022 lalu. Sedangkan para Caketum yang mendaftarkan diri bisa dilakukan di Sekretariat Pengprov POBSI Bali jalan Mohamad Yamin no: 14x Renon, Denpasar.
“Sedangkan untuk persyaratan Caketum sendiri yakni mengajukan surat pernyataan kesiapan/kesanggupansebagai calon ketua umum dan ditanda tangani dengan materai, melampirkan visi dan misi, biodata (daftar riwayat hidup), surat dukungan dari pengkab/pengkot yang asli, surat keterangan sehat, surat keterangan berkelakuan baik dari pemerintah serta foto copy KTP,” jelas Reza Mahendra.
Tak hanya itu persyaratan lainnya yakni misi dan visi akan disampaikan langsung di depan peserta musprov musprov, menyertakan pas foto berwarna 4×6 sebanyak 3 lembar, pengkab/pengkot bisa mendukung dan mencalonkan 1 bakal caketum, bakal caketum yang mendaftarkan diri tidak boleh melewati batas waktu pendaftaran. Hasil validasi dan verifikasi berkas kelengkapan bakal caketum POBSI Bali aka disampaikan kepada bakal caketum sebagai informasi diterima atau tidak diterima pencalonannya.
TPP bakal caketum POBSI Bali mempublikasikan hasil validasi dan verifikasi berkas pencalonan serta diserahkan pada pimpinan sidang.
“Kalau soal surat dukungan pengkab/pengkot dianggap sah jika ditandatangani ketua umumnya dan apabila ketum pengkab/pengkot berhalangan untuk hadir dapat didelegasikan kepada formatur yang ada di dalam struktur. Bagi bakal caketum wajib hadir dalam Musprov POBSI Bali. Itu persyaratan untuk bakal caketum,” pungkas Reza Mahendra. (ari/jon)








