
DENPASAR – Belum ada kabar cairnya bonus PON Papua bagi atlet Bali peraih medali dari Gubernur Bali Wayan Koster nampaknya tak terlalu dirisaukan pengprov cabang olahraga (cabor). Salah satunya yakni Ketua Umum Pengprov Pertina Bali Made Muliawan Arya. Bahkan pria yang akrab disapa De Gadjah itu yakin bonus pasti dicairkan.
“Kami yakin dan sangat percaya pak Gubernur akan mencairkan bonus medali bagi para atlet Bali yang meraih medali termasuk atlet tinju kami. Itu terbukti ketika kami memohon bantuan tempat atau lahan untuk boxing centre kami diberikan lahan untuk dikelola di daerah Kesiman sebesar 25 are,” tutur De Gadjah saat syukuran dan pemberian hadiah motor bagi petinju peraih medali emas di PON XX/2020 di Papua lalu di Renon Denpasar, Rabu (2/2/2022).
Diakuinya jika pencairan bonus Gubernur Bali itu sendiri hanya soal waktu saja dan pasti akan direalisasikan.
“Kalau Pertina Bali karena yakin dan percaya kami hanya menunggu saja dengan sabar,” tegas De Gadjah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu.
Sementara itu terkait pemberian motor bagi petinju Kornelis Kwangu Langu yang meraih medali emas di PON Papua pada kelas layang (49 kg) disebutkan De Gadjah sebagai bentuk janji Pertina Bali sebelum keberangkatan ke Papua.
“Saat sebelum berangkat ke PON Papua, saya pernah berjanji bagi petinju yang meraih medali emas akan saya berikan satu unit motor. Dan sekarag saya tepati itu sebagai realisasi dari janji saya,” tegas De Gadjah yang juga Ketua DPD Gerindra Bali tersebut.
Apalagi emas itu sendiri lanjutnya, merupakan penantian selama 25 tahun dalam ajang PON yang ditunggu Pertina Bali dan akhirnya terwujud. Meski demikian, petinju yang lainnya yang meraih medali perak dan perunggu, juga diberikan reward berupa uang tunai. Termasuk juga dua pelatih yang mendampingi tim di Papua lalu.
“Saya ingatkan setelah dapat penghargaan ini, khusus kepada atlet kalah ada janji dulu tolong tepati. Dan saya ingatkan juga, pertahankan apa yang sudah dicapai, jangan jumawa. Yang belum bertanding jangan pernah menyerah, kesempatan itu pasti akan datang,” demikian De Gadjah. (ari/jon)








