
DENPASAR – Kalangan panjat tebing di Bali kini menunggu Ketua Umum (Ketum) Pengprov FPTI Bali karena masa bhakti sudah habis. Musyawarah Provinsi (Musprov) FPTI Bali dengan agenda memilih Ketua Umum anyar sedang dirancang. Ancang-ancang Musprov tersebut bakal digelar sebelum Musorprov KONI Bali.
Ketua Umum Pengprov FPTI Bali yang lama Putu Yudi Atmika saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. Jika musorprov KONI Bali setelah perpanjangan masa bhakti selama tiga bulan atau sampai Maret mendatang, maka Musprov FPTI akan memiliki Ketum anyar sebelum ada Ketum KONI Bali yang baru.
“Ya rencananya memang seperti itu. Dengan demikian saat Musorprov KONI Bali maka Ketum FPTI Bali anyar sudah menghadiri kegiatan itu. Kami tetap akan menjalankan aturan organisasi olahraga,” tutur Yudi Atmika, Minggu (16/1/2022).
Disinggung soal jika pria yang berprofesi sebagai ASN di lingkungan Pemkab Badung dipercaya kembali oleh pengkab/pengkot FPTI seluruh Bali, Yudi Atmika menjawab dengan singkat jika diharapkan ada calon Ketum baru yang bersedia.
Tak dipungkiri kiprah dan pengorbanan Yudi Atmika selama 1 periode sangat besar. Hal ini juga diakui Wakil Ketua II Suhardi Eka Prasetya.
“Beliau menghidupkan kembali Sirkuit Nasional (Sirnas) panjat tebing mulau tahun 2018 sampai sekarang serta menggelar Kejurprov panjat tebing,” jelas Suhardi.
Tak hanya itu dipaparkannya, Yudi Atmika rajin dan selalu berupaya hadir dalam even-even panjat tebing baik lokal sampai nasional.
“Pak Yudi Atmika juga memfasilitasi tempat menginap atlet saat melakoni TC termasuk menyiapkan mobil operasional untuk panjat tebing. Di masa kepemimpinan Pak Yudi tradisi emas di PON untuk panjat tebing tetap terjaga,” pungkas Suhardi. (ari/jon)








