
DENPASAR – Keberadaan GOR Yuwana Mandala, Tembau untuk venue cabang olahraga (cabor) bulutangkis pada Porprov Bali XV/2022 mendatang dinilai kurang refresentatif. Ada masukan yang diberikan KONI Denpasar agar venue dipindah.
Seperti diutarakan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Denpasar, Made Darmiyasa, masukan dan saran itu yakni alternatif venue bulutangkis lainnya tepatnya di GOR Ngurah Rai Denpasar. Banyak pertimbangan sehingga muncul alternatif venue tersebut.
“Kalau di GOR Yuwana Mandala Tembau itu akan membutuhkan biaya renovasi yang cukup besar atau cukup tinggi dibandingkan di GOR Ngurah Rai. Jadi kalau alternatif digunakan GOR Ngurah Rai sebagai venue bulutangkis Porprov Bali maka akan terjadi penghematan atau efisiensi,” saran Made Darmiyasa di KONI Denasar, Senin (10/1/2022).
Sebaliknya lanjutnya, jika GOR Ngurah Rai digunakan, pada GOR tersebut sudah ada lampu di bagian kiri dan kanan atas di dalam GOR yang menjadi milik PBSI.
“Apalagi GOR Ngurah Rai juga sudah pernah menjadi venue pertandingan level nasional seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) atau Sirkuit Nasional (Sirnas) silam,” tambah Darmiyasa.
Hanya saja ditegaskanya, dibutuhkan penetapan venue bulutangkis itu sendiri apakah akan tetap di GOR Yuwana Mandala atau GOR Ngurah Rai merupakan kewenangan penuh KONI Bali. Sedangkan Darmiyasa sendiri hanya memberikan saran dan masukan itu karena pernah membantu menangani even nasional di GOR Ngurah Rai saat dirinya menjadi Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PBSI Bali silam.
“Terpenting sekarang penetapan dan kepastian saja dari KONI Bali. Kalau setuju dengan masukan itu, secepatnya ditentukan dengan pertimbangan untuk bisa berkoordinasi dengan cabor lainnya terkait jadwal pertandingan Porprov Bali da penggunaan GOR Ngurah Rai,” pungkas Darmiyasa. (ari/jon)








