
JEMBRANA – Pendapatan di sektor industri perikanan ditargetkan meraup pundi-pundi Rp25 miliar menjadi pemasukan daerah di tahun 2022. Hal tersebut ditegaskan Bupati I Nengah Tamba di sela-sela melantik tiga pejabat eselon 2, Senin (20/12/2021).
Ketiga pejabat yang dilantik adalah, Kadis Perikanan Kelautan dan Perhubungan (PKP) Ketut Wardana Naya, Kadis Lingkungan Hidup Kebersihan (LH) Dewa Gede Ary Candra Wisnawa, Kepala Badan Pengembangan Kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia (BPKDSDM) Siluh Natalis Semarandani, serta pejabat fungsional UPTD Satuan Dinas Pendidikan Non Formal, Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga Jembrana Gusti Ayu Wulan Permana Lestari, di ruang lantai II Jimbarwana.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Bupati berpesan agar jangan bermalas-malasan, karena tugas dan tanggung jawab menanti. Kepada Kadis Keluatan dan Perhubungan, Bupati berpesan industri perikanan di Jembrana jangan malah nol (zero pendapatan), atensi agar pendapatan industri perikanan meraup income Rp25 miliar.
“Estimasi saya selain di TPI ada udang vaname itu bisa mendapatkan tambahan pendapatan daerah setiap tahunnya 25 miliar, silahkan atensi sektor tersebut,” tegasnya.
Soal kebersihan di lingkungan civic center, taman kota, perkantoran, Pura Jagatanatha serta lapangan umum, menjadi PR bagi Kadis Lingkungan Hidup Kebersihan (LH) Dewa Gede Ary Candra Wisnawa.
Sedangkan Kepala BPKSDM, diminta mengatasi persoalan tenaga kontrak yang berakhir Desember. “Meski bukan sepenuhnya menjadi ranahnya, paling tidak ikut mengawasi terhadap SKPD yang mempekerjakan pegawai kontrak,” kata Bupati.
Bupati juga mengingatkan perlu merubah paradigma para pencari kerja di Jembrana, tidak hanya berpaku melamar menjadi tenaga kontrak di Pemkab, padahal gaji mereka kecil di bawah UMK. (ara,dha)








