
DENPASAR – KONI Bali nampaknya sudah merancang untuk mengambil alih cabang olahraga (cabor) Porprov Bali tahun 2022 yang kemungkinan nantinya tidak bisa digelar kabupaten atau kota di Bali. Hal ini dipersiapkan sejak awal agar gelaran Porprov Bali bisa berjalan lancar.
Seperti diutarakan Ketua Umum KONI Bali, I Ketut Suwandi, KONI Bali siap melakukan itu karena hal ini merupakan pekerjaan KONI Bali dengan dasar gotong royong.
“Ya kalau nanti pembagian setiap kabupaten dan kota seluruh Bali misalnya masing-masing 4 atau 5 cabor dan ada daerah yang tidak bisa menggelar semuanya atau beberapa maka KONI Bali yang akan mengambil alih dan menggelarnya,” tutur Suwandi, Rabu (24/11/2021).
Bagi mantan Ketua Umum KONI Badung itu sendiri, hal itu tidak ada masalah meski sebenarnya gelaran Porprov Bali itu baru dilakukan pertama kali. Apalagi selama ini induk organisasi olahraga di Bali itu menjadi Pengawas dan Pelaksana Porprov Bali.
“Artinya dengan semua itu KONI Bali bisa mengatasi dengan baik. Karena itulah persiapan dilakukan sejak awal ini dan secara matang. Bahkan direncanakan dalam Desember ini akan ada pertemuan dengan KONI kabupaten dan kota seluruh Bali,” tambah Suwandi.
Lantas bagaimana dengan restu Gubernur Bali? Ketua Umum yang sukses mengangkat ranking Bali melonjak dalam dua PON itu meambahkan, jika semuanya menjadi kunci yakni kesiapan gelaran Porprov Bali itu sendiri.
“Ya memang semuanya tergantung persiapan yang matang guna menggelarnya. Kami di KONI Bali sendiri sudah mulai mempersiapkan dengan matang. Nanti persiapan itu kami laporkan ke pak Gubernur. Pasalnya Porprov Bali itu sendiri merupakan proses bibit-bibit atlet unggulan Bali menuju PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut),” tutup Suwandi. (ari/jon)








