
DENPASAR – Para karateka putra dan putri Bali, sukses menyabet 3 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu serta Best Of The Best di kategori Kadet Putra, pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate bertajuk Piala Ketua Umum PB FORKI 2021 di GOR Sabilulungan Komplek si Jalak Harupat Kabupaten Bandung yang berakhir Minggu (7/11/2021).
Menurut salah seorang pelatih Pengprov FORKI Bali yang mendampingi karateka Bali di Bandung, Aditya Putra Thama merinci raihan medali di even yang mempertandingkan kategori kadet, junior dan U-21. Tiga emas Bali dipersembahkan I Kadek Juni Putra Irawan nomor Kumite Kadet -52kg Putra, I Kadek Wisnu Juliarta nomor Kumite Kadet -70kg Putra dan Ni Made Meriantini nomor Kumite U21 -61kg Putri.
Sedangkan satu medali perak diberikan I Komang Bagus Suryadana nomor Kumite U21 -67kg Putra serta dua medali perunggu masing-masing diberikan Ni Made Dwi Kartika Aprianti nomor Kumite Junior -59kg Putri serta Ni Rai Bintang Putri Fajarani nomor Kumite Junior -53kg Putri. Terakhir Best Of The Best Kadet Putra diraih Bali melalui I Kadek Wisnu Juliart.
“Perolehan 3 emas ini sama dengan raihan di even sama tahun 2019 lalu, namun saat itu titelnya Kejurnas Piala Panglima. Hanya sekarang ini ada tambahan 1 perak, 2 perunggu dan Best of The Best,” jelas Aditya, Senin (8/11/2021).
Diharapkan, para peraih emas itu bisa direkrut Pelatnas untuk bisa dikirim ke Kejuaraan Karate AKF di Kazakstan pada pertengahan Desember 2021 nanti.
“Itu harapan kami karena kan Kejurnas itu merupakan ajang seleksi dan penggalian bibit karate muda bagi pelatnas untuk even internasional,” ucapnya.
Sementara itu Manajer Tim Karate Bali Maryoto Subekti saat mendampingi Wakil Ketua Umum III Pengprov FORKI Bali Arman Setiawan mengutarakan, raihan medali tersebut membuat Bali di level provinsi ranking 3 dan untuk secara umum termasuk ranking bersama di posisi 5 besar.
“Kalau lengkapnya juara umum FORKI DKI Jakarta, ranking 2 PB Inkai, ranking 3 FORKI Jawa Barat, ranking 4 PB Inkanas dan ranking 5 FORKI Bali. Semua ini berkat kerja keras para atlet dan pelatih termasuk dukungan besar para orang tua karateka,” pungkas Maryoto Subekti. (ari/jon)








