
DENPASAR – Modal sangat penting dalam menjaga motivasi, mental dan pengalaman bertanding dengan menghuni Pelatnas akan dijadikan petembak muda PON Bali Kadek Rico Vergian Dinatha sebagai lipat ganda percaya diri saat berlaga pada PON XX/2020 yang digelar tahun 2021 pada 2-15 Oktober 2021.
Apalagi petembak yang akan turun di nomor air pistol 10 meter perorangan, beregu maupun mix cabang olahraga menembak mengetahui kekuatan petembak rival yangakan dihadapinya.
“Saya dari Pelatnas balik ke Bali pada Juni lalu. Awalnya ingin mengurus kuliah dan kebetulan pada saat bersamaan KONI Bali juga mengeluarkan SK untuk saya turun di PON. Sebulan kemudian Pelatnas mengeluarkan SK lagi agar saya kembali. Tapi setelah dikoordinasikan, saya akhirnya diberikan izin latihan di Bali selama persiapan PON,” sebut Rico, Kamis 23 September 2021.
Dipaparkannya, latihan di Pelatnas benar-benar ketat serta intensitasnya luar biasa padat. Dalam sehari saja ia bisa melahap latihan selama kurang lebih 16 jam.
“Jam 9 pagi mulai sampai jam 12 siang. Istirahat sebentar kemudian jam 2 siang sampai jam 6 sore latihan lagi. Setelah itu latihan fisik jam 7 petang dan berlanjut sampai malam. Ini bagus buat saya,” tambah mahasiswa semester I Fakultas Hukum Universitas Udayana ini.
“Kini tinggal mematangkan saja di Bali, termasuk memantapkan scoring harian dan sekaligus membangun chemistry dengan Lily, pasangan saya di nomor mix untuk air pistol 10 meter,” urainya.
Menyoal rival, petembak asal Denpasar ini mengutarakan jika Deni Pratama petembak Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan rival dekatnya, khususnya di nomor air pistol 10 meter perorangan putra.
“Deni lawan tangguh dan sering di kejuaraan level nasional bergantian juara dengan saya,” demikian Rico. (ari)








