
DENPASAR – Pemanah muda masa depan Denpasar dan Bali, Gusti Fazli Kertinegoro harus kecewa karena belum bisa masuk pelatnas hanya lantaran terganjal kendala teknis saat mengikuti seleksi nasional (Seleknas) yang digelar di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, 28-29 Agustus 2021.
Diungkapkan Wakil Ketua I Pengkot Perpani Denpasar, Infithar Fajar Putra saat mendampingi Ketua Umum Nyoman Mardika, performa atau tampilan Gusti di awal sangat elegan dengan percaya diri tinggi.
“Saat hari kedua seleknas pada kualifikasi pertama skor Gusti mencapai angka 348 menyamai skor pemanah pelatnas yakni Danang, bahkan skor itu diatas atlet pelatnas lainnya yakni Bayhaqi yang saat itu hanya mengemas skor 342,” kata Fajar Putra diamini Mardika, Selasa 31 Agustus 2021.
Problema muncul malah di hari sebelumnya yakni hari pertama kualifikasi dimana Gusti dihadapkan dengan adanya kendala teknis sehingga skor di hari kedua yang cukup bagus tidak bisa mendongkrak skor di hari pertama untuk tembus skor ke pelatnas. Apalagi persaingan skor cukup ketat di seleknas itu.
“Seleknas ini menjadi pengalaman yang sangat bagus untuk Gusti karena Gusti merupakan atlet termuda di seleknas itu. Jenjang waktu juga masih panjang untuk selalu mengejar dan mengumpulkan prestasi,” tambah Fajar Putra.
Nyoman Mardika menambahkan, yang telah dilakukan Gusti agar dijadikan semangat atau motivasi para pemanah Denpasar lainnya baik junior maupun senior agar terus berprestasi di even nasional bahkan internasional demi mengharumkan nama Denpasar.
“Kami memang selalu konsisten untuk mencetak dan mencuatkan para pemanah tangguh di Denpasar,” tandas Mardika. (ari)








