
JEMBRANA–Suhairi (50) nelayan asal Banjar Munduk, Desa Air Kuning, Jembrana yang hilang saat habis melaut, Selasa 17 Agustus 2021, sekira pukul 06.00 WITA ditemukan menjadi mayat. Mayatnya ditemukan mengapung di seputar perairan Air Kuning oleh nelayan sekitar.
Posisi mayat ditemukan tanpa mengenakan celana, hanya baju kaos hitam terombang ambing, tampak dikerubuti burung laut. Nelayan yang menemukan pertama jasad tersebut, sempat merekam temuan mayat dalam posisi tertelungkup. Sempat terucap rasa ketakutan untuk mengambil mayat tersebut oleh saksi. Setelah didekati dan memastikan korban yang hilang beberapa adalah Suhairi, selanjutnya temuan itu, dinformasikan keBabinkamtibmas serta keluarga korban untuk dievakuasi kerumah duka.
Setelah mayat ditarik mengunakan jukung dibawa ketepi dipastikan korban adalah Suhairi, oleh menantunya Asrul Salim dan beberapa warga. mMyat korban selanjutnya dibawa ke rumah duka diBanjar Munduk, Desa Air Kuning.
Kapolsek Kota Jembrana Iptu Putu Budi Santika dikonfirmasi membenarkan jenazah korban perahu diterjang ombak ditemukan adalah Suhaeri.
“Ya, tadi pagi-pagi ditemukan mengambang di tengah laut oleh nelayan setempat yang pulang melaut, Dari identifikasi memang benar korban Suhairi yang hilang beberapa lalu,” terangnya.
Lebih lanjut Kapolsek Santika menerangkan ,kini mayat sudah di rumah duka untuk dilakukan upacara prosesi penguburan.
“Pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” tutupnya. (ara)








