
TABANAN – Keberadaan sampah di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan memang sudah overload. Akibat tumpukan sampah yang menggunung , setiap tahun saat musim kemarau dipastikan terjadi kebakaran akibat gas metan yang dihasilkan sampah. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan mulai bersiap mengantisipasi terjadinya kebakaran sampah TPA.
Kepala DLH Tabanan I Made Subagia ketika dikonfirmasi mengakui, pihaknya mengkhawatirkan terjadinya kebakaran sampah di TPA Mandung dengan datangnya musim kemarau saat ini. Pasalnya, setiap tahun saat musim kemarau dipastikan terjadi kebakaran yang menyebabkan asap dan bau menyengat mengganggu lingkungan.
“Tumpukan sampah menghasilkan gas metan yang rentan memicu kebakaran apalagi kini suhu mulai panas ditambah angin kencang,” ungkap Kadis Subagia, Senin 26 April 2021.
Mencegah terjadi kebakaran , pihaknya telah melakukan berbagai persiapan yang memang rutin dilakukan. Pihaknya menyiapkan pompa termasuk selang yang panjang untuk menjangkau seluruh areal TPA. Pihaknya juga telah bekerjasama dengan desa dan subak untuk pengambilan air ketika terjadi kebakaran.
“Terpenting kami selalu koordinasi dengan Damkar dan siaga ketika terjadi kebakaran di TPA,” ungkapnya.
Ditanya efektivitas penyemprotan eco enzym nusantara yang telah disemprotkan beberapa waktu lalu, Subagia mengaku sejauh ini belum kelihatan bisa menurunkan tumpukan sampah. Namun demikian, sudah terlihat ada perubahan warna sampah yang mungkin mulai terjadi pembusukan.
“Kalau mengurangi volume sampah, belum kelihatan nyata, namun ada perubahan warna sampah dan mungkin mulai terjadi pembusukan. Harapannya dengan penyemprotan eco enzym bisa mengurangi keberadaan gas metan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” sebutnya.
Meski demikian, pihaknya tetap melakukan penyemprotan eco enzym setiap dua hari sekali. Selain itu, setiap truk sampah yang datang juga dilakukan penyemprotan eco enzym, yang mampu mengurangi bau.
“Penyemprotan eco enzym tetap kami lakukan termasuk untuk truk sampah yang baru datang,” pungkasnya. (jon)








