
DENPASAR – Ada misi tak kalah penting dalam gelaran Mini Kompetisi Panjat Tebing Road to PON XX/2021 Papua yang digelar di Lintasan Panjat Tebing Alit Saputra Tabanan, yang berakhir Rabu 7 April 2021 kemarin.
“Pelaksanaan Mini Kompetisi Panjat Tebing itu utamanya untuk menunjukkan pada masyarakat Indonesia maupun dunia, jika Bali sudah mampu mengatasi pandemi Covid-19 serta khusus Kabupaten Tabanan akan menuju daerah hijau dan bebas Covid,” tutur Ketua Umum FPTI Bali, Putu Yudi Atmika, Kamis 8 April 2021.
Selain itu misi lainnya lanjut Yudi Atmika yang juga Wakil Sekretaris KONI Bali itu, yakni meningkatkan kunjungan wisata di Bali dan khususnya di Tabanan siap menyongsong peningkatan pariwisata dengan dibukanya obyek wisata Tanah Lot dan Alas Kedaton. Termasuk menunjukkan kepada masyarakat Indonesia dan dunia bahwa pelaksanaan kejuaraan di Bali telah siap dilaksanakan dalam segala komponen olahraga.
Para peserta dari 7 provinsi tak termasuk tuan rumah Bali di dalamnya yang ambil bagian di even itu yakni, Jawa Timur (Jatim), DKI Jakarta, Papua, Aceh, Riau, Jawa Barat dan Kalimantan Timur langsung jalan-jalan di Denpasar maupun Badung dan melakukan wisata ke Songan, Kintamani, Bangli.
“Mereka semua merasa senang di Bali tak hanya soal pelayanan, teknis pertandingannya dan persaudaraannya namun juga karena bisa berwisata di Bali setelah even selesai digelar. Bahkan kualitas kejurnas kalah dengan Mini Kompetisi ini dalam sisi tersebut. Inilah misi positif dibalik Mini Kompetisi,” tandas Yudi Atmika. (ari)








