
KLUNGKUNG- Bencana pohon tumbang terus menghantui warga Klungkung, dalan seminggu ini. Salah seorang warga Jalan Kresna, Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kelod Kangin, Gusti Nyoman Alit (42) bersama anaknya Gusti Ngurah Krisna (11) bahka n harus lari secepat kilat, menyelamatkan diri saat rumahnya dihantam pohon santen dengan tinggi mencapai 25 meter. Kejadian Kamis 4 Februari 2021 sekitar pukul 23.00 wita, membuat Gusti Alit shoock.
“Kebetulan saat kejadian saya belum tidur, masih nonton youtube. Tiba-tiba berhembus angin kencang. Saya dan anak saya lari secepat kilat ke kamar sebelah,” ungkap Gusti Nyoman Alit,Jumat 5 Februari 2021. Syukurnya Gusti Nyoman Alit bersama keluarga selamat dalam musibah itu. Ia hanya mengalami kerugian material, karena setengah rumahnya hancur tertimpa pohon santen.
BPBD Klungkung menurunkan kekuatan penuh guna membersihkan pohon santen yang tumbang tersebut. Tampak Kepala BPBD Klungkung Putu Widiada ikut menyensor dahan pohon santen. Petugas BPBD juga melakukan mitigasi di Desa Jumpai, mengantisipasi terjadi bencana. (yan)








