
GIANYAR – Rumah milik I Komang Ariawan di Jalan Ciung Wanara, Banjar Palak, Desa Sukawati, Gianyar, ludes dilalap api pada Sabtu (11/7/2026) malam. Mirisnya, saat kejadian pemilik rumah sedang pentas rangkaian penutupan Pesta Kesenian Bali (PKB). Komang Ariawan merupakan salah seorang seniman kerawitan yang mendapat kepercayaan tampil saat penutupan PKB.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 Wita oleh seorang saksi, Komang Ardika, yang mencium bau menyengat seperti ban terbakar. Saat keluar dari kamar kosnya untuk memastikan sumber bau tersebut, ia melihat kobaran api sudah membesar dari rumah korban. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Gianyar, I Putu Yudanegara, mengatakan respons petugas berlangsung sangat cepat karena Pos Damkar Sukawati berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun saat petugas datang, api sudah berkobar cukup besar karena rumah dalam keadaan kosong. “Proses pemadaman berlangsung sekitar tiga puluh menit dengan mengerahkan empat armada pemadam,” ujarnya.
Akibat kebakaran tersebut, dua bangunan berukuran sekitar 10 x 10 meter dan 12 x 4 meter beserta seluruh isinya hangus terbakar. Sejumlah barang berharga seperti mesin oven, dua tabung gas LPG 3 kilogram, dua sepeda motor listrik, serta satu unit sepeda juga tidak berhasil diselamatkan. “Berdasarkan keterangan pihak keluarga, tidak ada penghuni di dalam rumah saat kejadian sehingga tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.
Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik.
Sementara itu, Ariawan mengatakan, saat kebakaran, dirinya bersama anak sulungnya sedang mengikuti pementasan baris mebarung. Ia berangkat ke PKB sekitar pukul 15.00 Wita dan baru selesai tampil sekitar pukul 22.00 Wita. Sedangkan istrinya sedang berada di rumah orangtuanya karena sedang sakit. “Saya saat itu sedang pentas penutupan PKB, mengiringi kesenian baris mebarung. Pas pulang sampai di Desa Celuk, ada yang menelepon kalau rumah saya terbakar,” ujarnya.
“Sekarang sama sekali tidak ada tempat tidur,” imbuhnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI, I Nyoman Parta menyatakan akan menggalang dana, agar Ariawan bisa merenovasi rumahnya. “Sekarang tidak ada yang tersisa, tidak ada tempat tidur. Saya akan berusaha membantu dengan melakukan penggalangan dana,” ujarnya. (*)








