
BANGLI – Kunjungan wisatawan di Desa Wisata Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, meningkat signifikan pada hari raya Galungan dan Kuningan.
Badan Pengelola Desa Wisata Penglipuran mencatat peningkatan kunjungan sejak 17 Juni 2026 mencapai 1.980 orang per hari. Kemudian, pada 23, 24, dan 27 Juni atau bertepan dengan hari Raya Kuningan mencapai 4.268 orang per hari.
“Tingginya kunjungan wisatawan pada momentum Galungan dan Kuningan menunjukkan bahwa Penglipuran memiliki daya tarik yang tidak hanya bertumpu pada keindahan visual, tetapi juga pada kekuatan tradisi, budaya, dan kehidupan masyarakat adat. Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman wisata yang edukatif, autentik, dan berkelanjutan bagi setiap pengunjung,”kata Ketua Badan Pengelola Desa Wisata Penglipuran, I Wayan Sumirsa kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).
Pada momen Galungan dan Kuningan, wisatawan yang berkunjung ke Penglipuran disuguhi tradisi ngelawang.
“Melalui tradisi ngelawang, wisatawan tidak hanya menyaksikan pertunjukan budaya, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk memahami makna filosofis, nilai-nilai spiritual, serta fungsi tradisi tersebut dalam kehidupan masyarakat Bali,”ungkapnya.
Desa Wisata Penglipuran berkomitmen untuk terus mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan, berlandaskan pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan pengalaman wisata yang autentik sehingga setiap kunjungan tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga sarana pembelajaran mengenai nilai-nilai budaya Bali.
“Pengelola Desa Wisata Penglipuran menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme wisatawan yang terus menjadikan Penglipuran sebagai destinasi pilihan selama libur Galungan dan Kuningan. Kunjungan wisatawan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya yang menjadi identitas Desa Adat Penglipuran,”tandasnya.








