
BULELENG – Warga Gang Durian Perumahan Wira Sambangan, Banjar Dinas Babakan Desa Sambangan Kecamatan Sukasada, Kamis, 11 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 Wita, dihebohkan oleh seekor Penyu Lekang.
Temuan penyu yang dilaporkan Ketua RT Gang Durian, Ketut Sarjana, langsung ditindaklanjuti Ketua Pokwasmas Penimbangan Lestari, Jro Made Widianyana bersama tim konservasi dengan melakukan mitigasi dan mengevakuasi satwa langka yang di duga hasil curian tersebut ke penangkaran sementara di Pantai Penimbangan, Desa Bhaktiseraga Kecamatan Buleleng.
“Awalnya, kita menerima laporan Ketua RT Gang Durian di Perumahan Wira Sambangan tentang penemuan seekor penyu disungai dekat perumahan,” ungkap Jro Widiadnyana usai evakuasi penyu ke penangkaran sementara di Pantai Penimbangan Desa Bhaktiseraga Kecamatan Buleleng.
Widiadnyana menandaskan, berdasarkan hasil pengamatan tim konservasi memastikan penyu yang ditemukan warga tersebut merupakan salah satu dari enam spesies penyu sangat langka di Indonesia.
“Jika dilihat dari lokasi ditemukan, daerah Sambangan dengan habitat hidup dari penyu yang berumur kurang lebih 50 tahun ini, yakni laut, kuat diduga satwa langka ini dibawa dari pantai ke lokasi temuan yang jaraknya kurang lebih lima kilometer. Saya duga penyu dengan berat sekitar 80 kilogram ini dicuri, dibawa paksa dari pantai ke lokasi temuan,” terangnya.
Terkait langkah selanjutnya, Widiadnyana menyebutkan selain melaporkan temuan penyu kepada aparat kepolisian, Polairud Polres Buleleng, pihaknya juga akan melakukan observasi bersama dokter dari Udayana untuk memastikan kondisi kesehatan dari penyu yang mengalami retak cangkang sebelum dilepas liarkan kembali ke laut.
“Kita akan lakukan observasi dulu, bersama tim konservasi sebelum melepasliarkan kembali ke laut,” pungkasnya. (kar/jon)








