
BULELENG – Angka Absolut Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2026 di Kabupaten Buleleng yang menunjukkan capaian sekitar 12,4 persen atau tertinggi di Bali, tak hanya membuat bangga jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buleleng.
Progres layanan pemeriksaan kesehatan gratis hingga pertengahan Bulan Mei 2026 yang berada pada angka 12,4 persen dari jumlah penduduk, juga memotivasi seluruh jajaran Dinkes Buleleng untuk memperkuat koordinasi, sinergi lintas sektor serta strategi dalam meningkatkan layanan kesehatan menuju pencapaian target CKG Nasional tahun 2026 sebesar 46 persen.
“Capaian angka absolut CKG di Buleleng tertinggi di Bali, karena jumlah penduduk terbanyak, namun jika diprosentasikan dari target, kita di nomor 3, karena pembagi atau jumlah penduduk kita banyak, ini artinya progres kita sudah sangat baik,” tandas Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Buleleng Sucipto pada acara Evaluasi Program CKG di Lovina Haven Boutique, Kawasan Wisata Lovina, Selasa (19/5/2026).
Kadiskes Sucipto menegaskan, CKG merupakan program pemerintah pusat yang telah dilaksanakan Pemkab Buleleng sejak Februari 2025.
“Hingga pertengahan Mei 2026, capaian program di Kabupaten Buleleng tercatat sekitar 12,4 persen, sementara target nasional tahun 2026 ditetapkan sebesar 46 persen,” ungkapnya.
Rapat evaluasi ini, merupakan salah satu upaya percepatan pencapaian target, antara lain dengan terus mendorong keterlibatan seluruh puskesmas, koordinator CKG, camat, serta OPD terkait agar program ini semakin masife dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Sesuai hasil evaluasi, kita tidak hanya sepakat meningkatkan sinergi lintas sektor dalam mencapai target, tapi juga memasifkan Program CKG untuk menggugah kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini kesehatan yang bermuara pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Buleleng,” pungkasnya. (kar/jon)








