
GIANYAR – Bulan Bahasa Bali di Kabupaten Gianyar Tahun 2026 resmi ditutup oleh Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, di Balai Budaya Gianyar, Jumat (6/2/2026) sore.
Membacakan sambutan Bupati Gianyar, Asisten Administrasi Umum Setda Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia, mengajak seluruh masyarakat agar tidak hanya menggunakan Bahasa Bali pada saat lomba atau acara seremonial saja, tetapi juga menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengimbau para ibu rumah tangga agar membiasakan serta membimbing anak-anak untuk berbahasa Bali.
Demikian pula generasi muda, meskipun telah menguasai bahasa asing seperti bahasa Inggris, Jepang, atau Prancis, Bahasa Bali hendaknya tetap digunakan dalam pergaulan, pertemuan, dan komunikasi antargenerasi muda.
“Jangan sampai kita lupa berbahasa Bali, jangan malu menggunakan Bahasa Bali, dan mari kita bangga terhadap bahasa, aksara, dan sastra Bali,” tuturnya.
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, I Wayan Adi Parbawa, mengungkapkan rasa bahagianya melihat antusiasme serta kemampuan anak-anak dan generasi muda dalam berbagai lomba.
Di akhir acara dilakukan penyerahan piala kepada para pemenang lomba dari masing-masing kategori. Juara I kategori Film Pendek Berbahasa Bali peserta SMA/SMK dan umum se-Bali diraih oleh SMA Negeri 1 Pupuan dengan judul karya Sirig Kuri Pendawa.
Juara I kategori Nyurat Aksara Bali tingkat SD diraih oleh Kecamatan Blahbatuh. Juara I kategori Nyirat Lontar tingkat SMP diraih oleh Kecamatan Sukawati. Juara I kategori Debat Mabasa Bali tingkat SMA/SMK diraih oleh Kecamatan Gianyar. Juara I kategori Mesatua Bali Krama Istri diraih oleh Kecamatan Sukawati. Juara I kategori Ngewacen Lontar tingkat SMA/SMK diraih oleh Kecamatan Tampaksiring. Sementara Juara I kategori Pidarta peserta Prajuru Adat diraih oleh Kecamatan Payangan. (dar,yan)








