
GIANYAR – Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Gianyar, Rabu (21/1/2026) dini hari. Cuaca ekstrem ini mengakibatkan sedikitnya 21 rumah warga mengalami kerusakan, bahkan puluhan kendaraan tertimpa bangunan garase yang roboh..
Dampak terparah terjadi di Kecamatan Sukawati, khususnya Desa Batubulan Kangin. Berdasarkan data sementara, sebanyak 21 rumah warga dilaporkan rusak akibat terjangan angin kencang, dan beberapa merajan dan pura serta fasilitas umum juga terdampak.
Salah satu warga yang mengalami kerusakan parah yakni I Wayan Priana, warga Banjar Batuaji, Desa Batubulan Kangin. Hampir seluruh bangunan di lingkungan rumahnya rusak berat akibat angin kencang yang terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. “Bangunan balai dangin, balai dauh, dapur, hingga pura keluarga mengalami kerusakan parah,” ujarnya.
Wayan Priana mengatakan sekitar pukul 01.30 Wita sudah bangun karena melihat atap rumah beterbangan.
“Saya langsung memanggil seluruh keluarga karena takut. Setelah itu balai rumah roboh, dan kami semua berusaha menyelamatkan diri,” ujar Wayan Priana.
Saat kejadian terdapat empat orang di dalam rumah, yakni kedua orang tuanya, dirinya, dan sang adik. Seluruh anggota keluarga berhasil selamat tanpa luka. “Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp800 juta,” ujarnya.
Tidak hanya merusak rumah warga, angin kencang juga menyebabkan atap sebuah bangunan garase roboh. Akibatnya, puluhan kendaraan yang terparkir di dalamnya ikut terdampak. Tercatat sebanyak 28 unit mobil dan tiga sepeda motor mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sejak pukul 02.30 Wita.
Angin kencang melanda wilayah Sukawati yang meliputi Desa Batubulan Kangin, Desa Guwang, dan Desa Sukawati. Dampak paling parah di Desa Batubulan Kangin dengan 21 rumah terdampak, empat merajan, dua pura, serta satu garase yang roboh. Di dalam garase tersebut terdapat 28 mobil dan tiga sepeda motor yang mengalami kerusakan ringan.
Selain rumah dan garase, angin kencang juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan pura dan satu gedung sekolah di wilayah terdampak. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. (dar,yan)








