
KARANGASEM – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Karangasem yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September 2025, dinamika politik internal mulai menghangat.
Forum lima tahunan ini tak hanya menjadi ajang evaluasi dan konsolidasi kader, tetapi juga akan menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.
Ketua Steering Committee (SC) Musda, I Wayan Putu, memastikan persiapan berjalan maksimal. Pendaftaran calon ketua akan dibuka sepekan sebelum Musda.
“Siapa saja kader Golkar Karangasem yang memiliki Kartu Tanda Kader (KTK) berhak mendaftar. Tidak ada pembatasan, asalkan memenuhi syarat kepartaian,” ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Dalam Musda, terdapat 14 pemilik suara sah yang berasal dari Pengurus Kecamatan (PK), pendiri partai, organisasi sayap, Asta Karya, perwakilan provinsi, DPD II, hingga Dewan Penasehat.
Seorang calon ketua wajib meraih dukungan minimal 30 persen suara. Bila hanya ada satu kandidat, pemilihan akan dilakukan secara aklamasi.
Di tengah persiapan itu, nama I Gusti Ngurah Setiawan semakin mencuat. Dukungan terhadapnya disebut sudah melampaui 40 persen suara, membuatnya berpeluang besar menjadi calon tunggal.
Beberapa kader menilai pengalaman serta komitmen Ngurah Setiawan dalam membesarkan partai menjadi modal kuat untuk melanjutkan kepemimpinan.
Saat dikonfirmasi, I Gusti Ngurah Setiawan yang kini masih menjabat Ketua DPD Golkar Karangasem menyatakan kesiapannya.
“Saya siap maju lagi di Musda mendatang,” tegasnya.
Musda XI Golkar Karangasem diharapkan berlangsung demokratis dan melahirkan pemimpin yang kapabel. Kehadiran sosok seperti Ngurah Setiawan diyakini mampu memperkuat soliditas internal dan menjaga eksistensi Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Karangasem. (wat)








