
KLUNGKUNG – Penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Klungkung sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang semakin positif. Hal ini tercermin dari ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2025 yang dirilis pemerintah daerah, yang mencatat peningkatan kinerja pembangunan di berbagai sektor strategis.
Melalui Kabag Tata Pemerintahan dan Kesra Komang Widiasa Putra bersama Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah, Gusti Ngurah Suarba, Senin (30/3/2026) menyampaikan, secara umum, laporan tersebut menegaskan arah pembangunan daerah bergerak sejalan dengan visi Klungkung Mahottama, maju, harmonis, tentram, dan Makmur yang menjadi pijakan kebijakan pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir.
Widiasa Putra menyebutkan, dari sisi pengelolaan keuangan, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menunjukkan capaian yang cukup baik. Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp1,409 triliun atau 91,27 persen dari target, sementara belanja mencapai Rp1,451 triliun atau 89,85 persen.
“Selain kinerja keuangan, indikator makro pembangunan juga memperlihatkan perbaikan yang konsisten. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Klungkung meningkat menjadi 75,85, naik 0,98 poin dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkap Widiasa Putra.
Menurutnya, peningkatan IPM ini mencerminkan perbaikan pada sektor pendidikan, kesehatan, serta daya beli masyarakat. Di sisi lain, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 9,48 ribu jiwa atau turun 2,07 persen, sementara jumlah pengangguran turun 4,64 persen menjadi 1.501 orang. Kondisi ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang tercatat meningkat menjadi 5,67 persen, menunjukkan aktivitas ekonomi yang semakin bergairah pasca pemulihan beberapa tahun terakhir.
Ia menambahkan, ketimpangan pendapatan masyarakat juga relatif terkendali. Hal itu terlihat dari Gini Ratio yang berada pada angka 0,28, mengindikasikan kesenjangan sosial yang masih dalam kategori rendah dibandingkan banyak daerah lain.
“Capaian tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat. Pada sektor pendidikan, berbagai program peningkatan kualitas tenaga pendidik dan sarana prasarana sekolah terus dilaksanakan,” imbuhnya.
Pada sektor kesehatan, pembangunan infrastruktur juga menjadi salah satu fokus. Upaya tersebut berjalan beriringan dengan penguatan ketenteraman dan ketertiban umum. Tidak hanya itu, pemerintah daerah juga mengakselerasi berbagai program inovasi dan transformasi yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional.
Transformasi digital di lingkungan pemerintahan dan pelayanan publik terus didorong guna meningkatkan transparansi dan efisiensi birokrasi. Pada sektor ekonomi, pengembangan UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi motor penggerak pertumbuhan.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Daerah Gusti Suarba menambahkan, Pemerintah Kabupaten Klungkung menilai keberhasilan capaian tahun 2025 tidak terlepas dari sinergi antara perangkat daerah, masyarakat, dan dukungan pemerintah pusat.
“LPPD sendiri merupakan laporan tahunan yang wajib disampaikan kepala daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penyelenggaraan pemerintahan dan kinerja pembangunan selama satu tahun anggaran,” ujarnya.
Gusti Suarba menegaskan Pemkab Klungkung berkomitmen untuk menjaga kesinambungan program pembangunan, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (yan)








