
KLUNGKUNG – Di tengah kondisi angin kencang yang masih melanda wilayah Kabupaten Klungkung, warga Banjar Koripan Klod, Desa Banjarangkan, Kecamatan Banjarangkan, dibuat gempar oleh peristiwa kebakaran yang melalap bangunan piasan di sebuah sanggah milik warga, Kamis (5/3/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi saat rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya, I Wayan Widiada (57), sedang keluar rumah untuk mengirim barang ke Kusamba dengan tujuan Nusa Penida. Api yang sudah membesar diketahui pertama kali oleh warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan ke Mako Pemadam Kebakaran Kabupaten Klungkung.
Berdasarkan laporan Bidang Damkar Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Klungkung, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.16 Wita dari warga bernama I Gusti Ngurah Mahendra (53). Petugas kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.25 Wita.
Saat petugas tiba di lokasi, api sudah melalap bangunan piasan yang berada di bagian atas atau bertingkat di area sanggah. Kobaran api bahkan telah menghanguskan atap bangunan piasan tersebut.
Petugas Damkar Regu 3 yang turun ke lokasi langsung melakukan upaya pemadaman guna mencegah api merembet ke bangunan pelinggih lainnya di area sanggah.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga akhirnya api berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan serta relokasi sisa bara api yang masih terdapat di bagian pelinggih yang terbakar.
“Api berhasil dipadamkan dan tidak sampai menyebar ke pelinggih lainnya. Setelah itu petugas melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala,” demikian
Kasi Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Gede Erwan Supriatna bersama Kasatpol PP dan Pemadam Dewa Putu Suwarbawa.
Dalam penanganan tersebut, Damkar Klungkung mengerahkan dua unit armada, yakni unit Tenos berkapasitas 4.000 liter dan unit tanki berkapasitas 6.000 liter.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun satu pelinggih piasan dilaporkan hangus terbakar, sementara pelinggih lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api kemungkinan berasal dari dupa atau sarana persembahyangan, mengingat menurut informasi dari pemilik rumah, sebelum berangkat ke Kusamba ia sempat melakukan persembahyangan di sanggah.
Hingga berita ini diturunkan, kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Meski sempat membuat warga sekitar panik, proses pemadaman berjalan lancar dan situasi berhasil dikendalikan oleh petugas Damkar Kabupaten Klungkung.(yan)








