
BADUNG – Rektor Cup III Universitas Udayana Cabang Olahraga Cricket resmi digelar di Lapangan Cricket (Udayana Cricket Ground) Kampus Bukit Jimbaran, Jumat (20/2/2026). Turnamen yang berlangsung selama empat hari, 20–23 Februari 2026, ini mempertemukan talenta-talenta muda terbaik dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi.
Mengusung tema “Young Talents Meet the Spirit of Champion”, ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter, penguatan mental juara, serta mempererat persaudaraan antar sekolah dan kampus.
Sebanyak 12 tim ambil bagian. Tujuh tim berasal dari SMA/SMK se-Bali, sedangkan lima tim perguruan tinggi datang dari Jawa dan Bali, yakni Universitas Tunas Pembangunan Surakarta, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Malang, dan tuan rumah Universitas Udayana.
Ketua Panitia Turnamen, Kadek Satya Adi Wiryatama, menegaskan Rektor Cup III menjadi ruang pertemuan semangat sportivitas dan bakat-bakat muda cricket.
“Turnamen ini adalah ruang bertemunya semangat, bakat muda, jiwa sportivitas, dan mental juara. Kami berharap ajang ini menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus mempererat persaudaraan antar sekolah dan perguruan tinggi,” ujarnya.
Pembukaan turnamen dilakukan langsung oleh Rektor Unud, Prof. Ir. I Ketut Sudarsana, S.T., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen kampus dalam mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas peminat olahraga cricket.
Menurutnya, Unud memiliki UKM cricket serta fasilitas lapangan berstandar baik yang kerap digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga. Ia berharap fasilitas tersebut tidak hanya dimanfaatkan mahasiswa Unud, tetapi juga atlet cricket Bali secara luas guna mendongkrak prestasi daerah.
“Dalam Rektor Cup kali ini ada dua kategori, yakni universitas dan SMA. Peserta berasal dari tiga provinsi sehingga dapat dikategorikan sebagai kegiatan nasional. Kami bekerja sama dengan PCI Cricket Bali dan nasional. Harapannya kegiatan ini berkelanjutan, tidak berhenti pada UKM saja,” tegas Prof. Sudarsana yang dalam kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan kerjasama MoU dengan Persatuan Cricket Indonesia ( PIC) Bali.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia Bali, A.A. Bagus Tri Candra Arka, menyebut perkembangan cricket di Bali menunjukkan tren sangat pesat. Bahkan, sekitar 80 persen atlet nasional disebut berasal dari Bali.
Ia menekankan pentingnya pembinaan berjenjang melalui ajang seperti Porjar yang menyasar siswa SD, SMP, hingga SMA sebagai pintu awal regenerasi atlet. Selain itu, dukungan sarana dan prasarana dari pemerintah daerah serta institusi pendidikan dinilai menjadi faktor krusial.
“Kami berterima kasih atas dukungan Rektor Unud yang turun langsung memberi support. Peran perguruan tinggi sangat penting dalam membentuk karakter mahasiswa melalui olahraga. Bali bahkan bisa disebut sebagai salah satu lumbung atlet cricket nasional karena di sini berkumpul tim-tim yang dipersiapkan membela Merah Putih,” ujarnya.
Rektor Cup III Unud Cabang Cricket diharapkan menjadi momentum konsolidasi pembinaan olahraga sekaligus penguatan karakter generasi muda melalui sportivitas dan kompetisi sehat. (sur)








