
BANGLI – Hasil uji laboratorium dari Balai Veteriner Denpasar terhadap anjing liar yang menggigit 12 warga di Banjar/Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, akhirnya keluar. Anjing tersebut dipastikan positif rabies.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma, membenarkan hasil uji laboratorium tersebut saat dikonfirmasi, Selasa (16/12/2026). Ia menyatakan, anjing yang sempat mengamuk dan menggigit belasan warga itu telah terkonfirmasi terjangkit rabies.
“Hasil lab sudah keluar, dan anjing tersebut dinyatakan positif rabies,” ujar Sarma.
Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak PKP Bangli akan segera turun ke Banjar/Desa Sulahan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan agar warga tidak panik sekaligus memahami tindakan penanganan pasca kejadian rabies.
Menurut Sarma, pihak kepala dusun setempat telah mengagendakan sangkepan atau rapat adat yang akan melibatkan warga, prajuru adat, desa, serta instansi terkait. Dalam pertemuan itu, petugas akan memberikan penjelasan menyeluruh terkait penanganan rabies.
“Kami akan edukasi warga agar tidak resah, sekaligus menyampaikan langkah-langkah yang akan diambil setelah adanya kasus rabies ini,” jelasnya.
Selain sosialisasi, PKP Bangli juga merencanakan vaksinasi ulang terhadap anjing-anjing di wilayah Desa/Banjar Sulahan. Tak hanya itu, akan dilakukan pula eliminasi selektif tertarget sesuai prosedur yang berlaku.
“Penanganan tetap mengacu pada SOP. Jadi tidak bisa dilakukan eliminasi secara sembarangan,” tegas Sarma.
Sementara itu, Kepala Dusun Sulahan, I Nengah Sueka Putra, membenarkan rencana pelaksanaan paruman bersama warga dan pihak terkait. Ia mengatakan, informasi mengenai hasil uji lab positif rabies telah disampaikan oleh dinas kepada pihak dusun.
“Dari dinas sudah memberikan informasi bahwa anjing yang menggigit warga tersebut positif rabies,” ujar Sueka Putra.
Sebelumnya diberitakan, seekor anjing liar mengamuk dan menggigit 12 orang warga di Banjar/Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Bangli, pada Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 17.00 Wita. Korban pertama adalah Samsuri, seorang pedagang sate ayam yang biasa berjualan di sekitar Balai Banjar Sulahan. Setelah menggigit korban pertama, anjing tersebut melarikan diri ke arah selatan dan kembali menggigit warga lainnya hingga jumlah korban mencapai 12 orang. (dus,yan)








