
BADUNG – Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi pada beberapa hari ke depan. Bahkan potensinya mampu mencapai 4 meter.
Mengutip data dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar yang berlaku dari 19 hingga 22 Mei 2025, gelombang berketinggian 2,5 – 4 meter berpotensi terjadi di Perairan Selatan Pulau Bali dan Selat Lombok bagian Selatan. Kondisi ini terbilang berisiko terhadap keselamatan pelayaran, baik itu perahu nelayan, kapal tongkang, maupun kapal ferry.
Sementara itu, untuk di Perairan Utara Bali, Selat Badung, dan Selat Bali bagian Selatan, potensi gelombangnya berada pada ketinggian 1,25 – 2,5 meter. Ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran perahu nelayan dan kapal tongkang.
Lebih lanjut untuk diketahui pula, berkenaan dengan pola angin, di wilayah Perairan Utara Bali, umumnya bergerak dari Timur – Tenggara. Yakni dengan kecepatan berkisar antara 4 – 20 knot. Pun demikian untuk Perairan Selatan Bali, angin umumnya juga bergerak dari Timur – Tenggara, namun dengan kecepatan lebih tinggi yakni berkisar antara 5 – 25 knot. (adi)








