
MANGUPURA – Sejumlah patung yang menjadi ikon Kabupaten Badung mengalami kerusakan, salah satunya Patung Dewa Ruci yang berada di Simpang By Pass Ngurah Rai, Kuta. Kondisinya cukup memprihatinkan, di beberapa bagian keropos serta mengalami keretakan, warnanya juga sudah mulai memudar dan kusam.
Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung I Wayan Narayana, yang dikonfirmasi tak menyangkal kondisi tersebut. Bahkan dia mengungkapkan selain Patung Dewa Ruci, kondisi patung-patung lain juga membutuhkan pemeliharaan.
“Hasil pengecekan kita secara menyeluruh ada beberapa patung yang harus kita laksanakan pemeliharaan segera tahun ini,” kata Narayana saat dikonfirmasi, Minggu (13/4).
Selain Patung Dewa Ruci di underpass Kuta, ada juga Patung Laksamana Duta dipertigaan Desa Abiansemal, patung di pertigaan beringkit, Desa Mengwitani, patung di taman Rama Shinta Mengwitani, patung di tapal batas dengan Kabupaten Tabanan di Desa Mengwitani, dan patung Rama hanoman di Sempidi.
Pihaknya akan mengusulkan anggaran pemeiliharan patung-patung tersebut pada perubahan APBD tahun 2025. “Tahun lalu kita sudah lakukan pemeliharaan beberapa patung, tahun ini kita lanjukan untuk patung yang lain,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakannya, selain pemeliharaan patung, sesuai arahan pimpinan, pihaknya akan melakukan penataan taman median jalan, sepanjang jalan By Pass Ngurah Rai hingga Nusa Dua. Termasuk didalammya penataan telajakan sepanjang jalan By Pass Ngurah Rai. (lit,adi)








