
BULELENG – Apes dialami Gede Sulastra (61) beralamat Banjar Dinas Sumber Pao Desa Sumberkelampok Kecamatan Gerokgak saat meninggalkan rumahnya, pergi mengunjungi kerabatnya di Desa Musi.
Rumah semi permanen berukuran 5 x 4 meter, berdinding seng setengah badan dan diatasnya anyaman bambu ludes terbakar.
“Tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran yang dilaporkan ke Polsek Gerokgak pada hari Senin, 7 April 2025 sekira pukul 17.00 Wita tersebut,” ungkap Kepala Seksi Humas Polres Buleleng AKP I Gede Dharma Diatmika di Mapolres Buleleng, Selasa (8/4/2025).
Mantan Kanitreskrim Polsek Singaraja ini memaparkan, dari hasil penyelidikan awal yang dilakukan Tim Opsnal Polsek Gerokgak terungkap kebakaran diketahui kali pertama oleh saksi, Siti Salma.
“Menurut keterangan saksi, sekira pukul 16.30 Wita melihat kepulan asap hitam dari arah rumah korban. Kemudian, saksi meminta tolong tetangga untuk memadamkan api dan juga menghubungi korban, menyampaikan rumahnya terbakar,” jelasnya.
Dari keterangan korban, sebelum meninggalkan rumah sekitar pukul 13.00 Wita, sempat sembahyang dan meletakkan dupa yang masih menyala pada pelangkiran.
Terkait penyebab kebakaran, Kasi Humas Diatmika menyatakan belum diketahui secara pasti dan masih diselidiki Tim Opsnal Polsek Gerokgak.
“Terkait penyebab kebakaran, belum diketahui secara pasti dan masih dalam proses penyelidikan Polsek Gerokgak. Namun dari penyelidikan awal, diduga kuat kebakaran yang meludeskan bangunan beserta isinya seperti 1 buah handycam, 2 buah speaker aktif, 2 buah almari pakaian dan 1 buah TV serta perabotan rumah tangga dengan perkiraan kerugian mencapai Rp50 juta ini dipicu percikan api dupa yang lupa dipadamkan korban saat meninggalkan rumah,” pungkasnya. (kar/jon)








