
GIANYAR – Dinas PUPR Gianyar menggelontor anggaran Rp1 miliar untuk perbaikan jalan rusak berlubang untuk masing-masing kecamatan.
Kabid Bina Marga Dinas PUPR Gianyar Made Gede Astawiguna, Rabu (20/11/2024) menjelaskan, satu kecamatan terdapat satu rekanan untuk mempercepat proses pengerjaan perbaikan yang kini sedang berjalan.
“Perbaikan rutin ini untuk mencegah kerusakan jalan dan badan jalan menjadi rusak lebih parah,” jelas Astawiguna.
Menurutnya, kerusakan terjadi karena tergenang air atau memang mengalami kerusakan secara alamiah akibat intensitas kendaraan yang padat.
“Jadi, musuh utama dari jalan aspal itu air. Kalau tergenang atau sering kena tetesan air, kerusakan lebih cepat,” ujarnya.
Salah satu perbaikan jalan rusak berlubang di wilayah Pengosekan persisinya perbatasan Ubud-Payangan, Banjar Taman Ubud.
Pengerjaan tidak bisa selesai dengan cepat, mengingat pada jalur padat, pengerjaan dilaksanakan malam hari.
“Kalau yang di Ubud, pengerjaan di malam hari, guna menghindari kemacetan. Pekerjaan menjadi lebih lama karena mobilisasi material ada hambatan. Hal ini karena melakukan perbaikan di banyak tempat, sehingga tuntas di satu titik, baru pindah ke lokasi lain. Begitu Desember, perbaikan rutin ini bisa selesai, begitu juga dengan kecamatan lain,” bebernya.
Sementara pantaun di lapangan, Jalan di selatan SPBU Pengosekan, Kecamatan Ubud, Gianyar, telah mulus. Hal ini relatif mengubah wajah lalu lintas di sini. Yakni, arus lalu lintas lebih lancar. Sebab, kendaraan yang melintas di sini tidak lagi tersendat-sendat karena menghindari jalan berlubang.
Jalan tersebut menghubungkan Jalan Raya Nyuh Kuning dan Jalan Raya Padangtegal atau juga disebut jalan pertemuan arus kendaraan dari Denpasar, Badung dan Gianyar. Karena letaknya strategis, hampir semua kendaraan menuju Ubud melitasi jalan tersebut.
Selain pengerjaan jalan, tampak di seputaran sana juga tengah dilakukan perbaikan gorong-gorong. Pengerjaan ini pun membongkar trotoar-trotoar sepanjang jalan. Adapun trotoar di sana, disebut sudah tidak layak untuk pejalan kaki. Selain banyak lubang, juga banyak keramiknya yang lepas memberi kesan kumuh. (jay)








