
DENPASAR – KONI Bali nampaknya perlahan mulai menatap Porprov Bali XVI/2025 dengan serius dan sejak dini.
Meski sudah ada penetapan cabang olahraga (cabor) yang resmi dipertandingkan nantinya, namun induk organisasi di Bali tersebut masih membutuhkan kepastian soal tambahan cabor mengacu di PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) lalu, juga untuk cabor yang mulai dipertandingkan resmi dan eksebisi.
Selain itu, seperti diutarakan Ketua Umum KONI Bali, IGN. Oka Darmawan, pastinya nanti juga aka nada perubahan nomor yang dipertandingkan sesuai dengan yang dipertandigkan pada PON 2024.
“Ya sekarang ini masih belum fix soal cabor yang dipertandingkan secara resmi setelah eksebisi pada Porprov Bali 2022 silam, tambahan atau pengurangan nomor yang dipertandingkan serta kemungkinan adanya cabor baru yang akan dieksebisikan. Intinya semuanya mengacu pada PON 2024 lalu,” tutur Oka Darmawan di KONI Bali, Kamis (10/10/2024).
Semuanya lanjut mantan Wakil Ketua I dan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali itu, memang semua itu harus di fix kan disamping sudah ada cabor yang pasti dipertandingkan sesuai dengan PON 2024.
“Pelan-pelan nanti diselesaikan dengan tertata dan bagus sehingga saat Porprov Bali 2025 digelar semuanya sudah siap. Oleh karena itulah agar semuanya lancar perlahan jauh hari harus sudah dipersiapkan. Nanti kan ada pertemuan dengan cabor sekaligus pengajuan nomor apa saja yang dipertandingkan,” tambah Oka Darmawan.
Termasuk nantinya disebutkannya akan ada Technical Hand Book (THB) jika semua cabor dan nomor yang dipertandingkan sudah kelar. Dengan demikian semuanya akan lebih jelas dan pasti.
“Kalau saat ini kami masih belum bisa memastikan semua itu karena masih belum ada pembahasan pasti. Nantilah sambil jalan. Saya saja juga baru ketemu Disdikpora melaporkan hasil PON 2024, soal bonus medali PON 2024 dan mulai menyinggung soal Porprov Bali 2025 nanti. Ditunggu saja ya perkembangannya nanti,” demikian Oka Darmawan. (ari/jon)








