
DENPASAR – Tim sepaktakraw putri Bali sukses menyumbangkan 1 medali perunggu di satu nomor yang diikutinya pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Sedangkan di cabang olahraga (cabor) Muaythai, 2 fighter putri Bali juga masing-masing menyumbangkan 1 medali.
Manajer sekaligus pelatih tim Sepak Takraw Putri Bali, I Wayan Suara memberikan apresiasi terhadap raihan medali perunggu yang diberikan dua atlet putrinya. Sepak takraw Bali memang hanya diperkuat dua atlet putrinya yang turun hanya pada nomor double even putri.
Pada laga yang digelar di IDI Sport Center, Aceh Timur Minggu (8/9/2024) malam, dua atletnya Ni Ketut Karin Priayani dan Ni Ketut Ria Darmiyanti memberikan yang terbaik untuk Bali.
“Kami sangat bersyukur dengan prestasi yang diberikan dua atlet putri kami yang tak pernah menyerah dan selalu bertanding dengan motivasi tinggi,” jelas Wayan Suara saat dikonfirmasi, Senin (9/9/2024).
Sementara itu, di cabor Muaythai 2 fighter putri Bali juga menyumbangkan masing-masing atlet 1 medali perunggu sehingga total 2 medali perunggu.
Pertandingan sempat ditunda tapi 2 atlet Muaythai Bali Aprillia Nurul Setiawan dan Ni Ketut Della Antari Putri memang pantas meraih medali pada PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).
Aprillia, atlet asal Klungkung yang turun di kelas 54 kilogram ini sebelumnya berhasil mengalahkan lawannya dari Kalimantan Selatan, sehingga melaju ke babak semi-final.
Sayangnya, pada babak semi-final, Aprillia harus mengakui keunggulan lawannya dari Maluku. Nasib sama juga dialami Ni Ketut Della Antari Putri yang turun di kelas 48 kilogram dimana dirinya juga meraih medali perunggu.
Della di babak semi final kalah dari rivalnya asal Jawa Baratsaat berlaga di venue gedung Bale Meuseraya Aceh, Banda Aceh.
“Saya tetap bersyukur bisa meraih medaliperunggu karena ini merupakan PON pertama yang saya ikuti. Saya bangga bisa turun pertama dan meraih medali. Saya bertekad untuk bisa lebih baik lagi ke depannya,” tekad Aprilia Nurul Setiawan saat dihubungi, Senin (9/9/2024).
Nada seirama dengan Aprilia, Ni Ketut Della Antari Putri juga mengutarakan hal sama.
“Semua ini berkat kerja keras saya berlatih dan arahan pelatih. Saya sangat senang dan bersyukur dengan hasil ini. Semoga nantinya di PON selanjutnya saya bisa lebih baik lagi,” demikian Della Antari. (ari/jon)








