Sport

KONI Sumut Bertekad Fair Play Tanpa Protes

BADUNG – KONI Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bertekad Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 yang dilangsungkan khususnya di Sumatera Utara (Sumut) bakal fair play dan meminimalisir dan sebisa mungkin tidak akan ada protes terkait pertandingan. Termasuk momen itu dijadikan persahabatan antar semuanya.

Semua itu diutarakan Ketua Umum KONI Badung Made Nariana yang turut bersama rombongan KONI Bali dan KONI kabupaten/kota lainnya di Bali saat silaturahmi ke KONI Sumut. Rombongan KONI Bali dan KONI Kabupaten dan Kota di Bali itu diterima Ketua Umum KONI Sumut John Lubis Rabu (12/6/2024).

“Kami semua bersaudara, PON harus dilaksanakan dengan penuh persabatan, jujur, fairplay dan memenangkan kejuaraan dengan benar. Kami tidak ingin seperti PON-PON sebelumnya,” kata Made Nariana menirukan John Lubis saat dihubungi Kamis (13/6/2024).

BACA JUGA:  Wow, KBST 2024 Cabor Basket 3x3 Diikuti 100 Tim dari Lima Negara

Diakui John Lubis masih ditirukan Made Nariana, sejak PON Jabar tahun 2016 sampai PON Papua tahun 2021 pertandingan dan perlombaan di PON sepeti tidak dilaksanakan dengan baik. Banyak protes karena atlet yang mestinya terang-benderang menang dikalahkan, sehingga banyak daerah kecewa.

“Kami berjanji akan melaksanakan PON dengan penuh persahabatan dan persaudaraan, karena memang salah satu tujuan pelaksanaan PON adalah mengukuhkan persaudaraan dan persahabatan kita sebagai bangsa Indonesia.

“Saya janji PON di Sumut digelar dengan semangat sesuai tujuan pekan olahraga tersebut. Saya tidak tahu bagaimana di Aceh,“ imbuhnya.

Rombongan KONI Bali dalam pertemuan tersebut lanjut Made Nariana, mengiikutsertakan juga pimpinan KONI Kabupaten/Kota se- Bali dipimpin Ketua Umum KONI Provinsi Bali IGN Oka Darmawan didampingi Sekum Yamadiputra dan Binpresnya Agung Bagus Tri Candra Arka.

BACA JUGA:  Tim Angkat Berat PON Bali Ambisi Sabet Medali

Sementara itu, IGN Oka Darmawan menjelaskan, dalam PON 2024 nanti Bali akan mengirim 549 atlet ditambah 188 pelatih dan official sehingga total sejumlah 737 orang. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan jumlah atlet sebanyak 235 saat PON Papua sebelumnya.

Oka Darmawan menjelaskan, Bali mentargetkan peningkatan jumlah medali dibandingkan PON Papua, tanpa melihat rangking.

Seperti diketahui, dalam PON Papua, Bali menduduki rangking 5 dengan perolehan 28 medali emas. Usai mengadakan petemuan dengan jajaran Pengurus KONI Sumut, rombongan KONI Bali meninjau sejumlah venues yang akan dipergunakan dam PON nanti. Sebelumnya Ketumnya Ketum KONI Sumut optimis, semua venues PON akan selesai begitu PON dimulai September 2024. (ari/dha)

Back to top button