
BADUNG – Atlet Badung yang membela Bali di PON XXI/2024 di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) yang digelar September mendatang, tak otomatis masuk di tim Porprov Badung yang akan berlaga di Poprov Bali 2025 mendatang.
Semua itu ditegaskan Ketua Umum KONI Badung, Made Nariana. Tak otomatis tersebut karena atlet PON Badung masih dipilih dan disesuaikan dengan persyaratan Porprov Bali 2025 mendatang. Meski demikian semuanya proses diberikan kewenangannya kepada masing-masing Pengkab cabang olahraga (cabor) dibawah KONI Badung.
“Ya jelas tidak otomatis atlet PON Badung masuk atlet Porprov Badung. Sebab atlet PON kan di Porprov Bali juga ada prsyaratannya seperti batas usia atau lainnya. Biasanya mereka dipanggil tetap untuk mengikuti seleksi. Artinya kalau atlet PON Badung memang terbaik kan tidak ada masalah di seleksi dan kan pasti lolos,” tutur Made Nariana saat dikonfirmasi, Senin (19/2/2024).
Hanya saja dirinya tetap memberikan kewenangan semua proses itu pada Pengkab cabor masing-masing di Badung. Sebab, menjelang di Porprov Bali sebelumnya memang Pengkab caborlah yang menentukan semua itu.
“Kami tidak bisa intervensi dan tetap menyerahkan ke cabor. Dan para juara Porprov Bali sebelumnya juga harus dipanggil. Kami sih bisa intervensi jika memang ada juara Porprov Bali atau peraih medali di PON 2024 tidak dipanggil cabor. Disanalah kami memanggil cabor bersangkutan untuk meminta alasan yang jelas,” tambah mantan Ketua Umum KONI Bali itu.
Jika hal itu terjadi di cabor lanjut Made Nariana, maka KONI Badung memanggil cabor untuk memberikan penjelasan dengan tujuan jangan sampai pelatih tak memanggil karena ada unsur like or dislike.
“Kami minta hal itu jangan sampai terjadi di cabor karena tujuan utama KONI Badung yakni tetap menjaga predikat juara umum Porprov Bali utuk kesepuluh kalinya. Dan kami serius mempersiapkan atlet berprestasi Badung dan harus dijaga juga oleh semua cabor,” demikian Made Nariana. (ari/jon)








